bjb Gaet Platform Sampah Digital Ciptakan Lingkungan Bersih di Jabar

Akfa Nasrulhak - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 19:25 WIB
Foto: Nyoman Hendra Wibowo/AntaraFOTO
Foto: Nyoman Hendra Wibowo/AntaraFOTO
Jakarta - Bank bjb berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan penyedia aplikasi layanan bank sampah digital 'Greeny', PT Advis Media Digital untuk melestarikan lingkungan, terutama di Jabar. Dalam kerja sama ini, Bank bjb membuka layanan pemanfaatan jasa keuangan jual beli sampah dalam platform 'Greeny'.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan sinergi bersama Pemprov Jabar serta PT Advis Media Digital ini sejalan dengan keinginan dari Pemprov Jabar untuk melakukan percepatan program Jabar Green Province dapat tercapai. Terutama, terkait pemilahan dan pengelolaan sampah berbasis teknologi serta penggunaan produk-produk ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi.

"Langkah ini juga sejalan dengan visi perseroan untuk senantiasa berkontribusi terhadap negeri sekaligus sasaran misi dari Pemprov Jabar yakni menciptakan lingkungan juara, pengelolaan sampah juara, energi juara, industri juara serta pariwisata juara sebagai upaya untuk mendukung rencana aksi global Sustainable Development Goals (SDGs) dan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan," kata Yuddy, dalam keterangan tertulis, Selasa (10/12/2019).


Layanan pemanfaatan jasa keuangan jual beli sampah digital ini secara resmi disepakati dalam penandatanganan MoU antara Bank bjb bersama PT Advis Media Digital dalam acara Jabar Digital Innovation Awards 2019 di The Trans Luxury Hotel, Jumat (6/12/2019).

Platform aplikasi seluler 'Greeny' bisa menjadi bagian dari percepatan pengelolaan sampah non organik. 'Greeny' merupakan aplikasi bagi warga untuk menjual sampah-sampah non organik seperti plastik, besi, dan kertas secara online kepada para mitra pemulung di bawah Ikatan Pemulung Mandiri Indonesia (IPMI) yang kemudian dijual kepada para pelapak.

Di samping memberikan kemudahan dan manfaat bagi warga masyarakat, aplikasi 'Greeny' ini juga dilengkapi dengan fitur e-wallet sebagai saldo yang dimiliki para pengguna aplikasi untuk melakukan transaksi. Sehingga para pengguna aplikasi ini dapat bertransaksi dengan mudah hanya dalam satu aplikasi.


Pengelolaan sampah ini menjadi penting seiring dengan jumlah populasi penduduk dan produksi barang rumah tangga maupun non rumah tangga yang terus menerus meningkat setiap tahunnya yang mengakibatkan produksi sampah juga terus meningkat. Sampah non organik yang dihasilkan setiap harinya seperti sampah plastik, kertas, dan besi akan menjadi suatu masalah yang serius jika tidak diantisipasi. Upaya yang dilakukan dalam penanggulangan sampah ini khususnya sampah non organik telah dilakukan berbagai pihak termasuk salah satunya PT Advis Media Digital dengan pembuatan aplikasi seluler 'Greeny'.

Adapun ruang lingkup dalam nota kesepahaman yang disepakati antara lain pemanfaatan dan penggunaan aplikasi digital 'Greeny' untuk menanggulangi permasalahan persampahan, fasilitasi sosialisasi dan edukasi penggunaan aplikasi digital 'Greeny'. Selain itu, pemanfaatan jasa layanan perbankan bagi pengguna aplikasi digital 'Greeny', serta kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak.




Tonton juga video Cucok Meong! Limbah Plastik Disulap Jadi Aksesori Keren:

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)