AS, Inggris, Australia Keluarkan Travel Warning ke RI
Sabtu, 19 Nov 2005 14:36 WIB
Jakarta - Gara-gara situs militan Anshar.Net, tiga negara mengeluarkan travel warning ke Indonesia. Situs itu menggambarkan lokasi dan bagaimana cara membunuh warga asing di Jakarta.Travel warning terbaru itu dikeluarkan AS, Inggris, dan Australia. Demikian dilaporkan Reuters, Sabtu (19/11/2005).Dalam situs yang dinamakan Anshar El Muslimin itu terpampang diagram mengenai bagaimana caranya menembak warga asing, atau melemparkan granat ke pengendara mobil yang sedang terjebak macet di Jakarta.Situs itu juga menyarankan pembunuhan bisa dilakukan di wilayah Kuningan, Jakarta, utamanya di jalan-jalan atau jembatan penyeberangan.Wilayah yang disarankan termasuk Kedubes Australia, Mal Ambasador, dan Hotel JW Marriott.Menurut kepolisian Indonesia, situs itu dibuat oleh salah seorang tersangka bom Bali II bernama Abdul Aziz.Kedubes AS di Jakarta dalam pernyataan tertulisnya menyatakan situs tersebut mengindikasikan militan telah mengubah taktik."Jika dulu diindikasikan menargetkan gedung, kini mereka menargetkan warga asing yang sedang berada di dalam mobil atau yang sedang berjalan di trotoar atau jembatan penyeberangan di Jakarta," sebut Kedubes AS.Untuk itu, Kedubes AS mengimbau warganya untuk membatalkan rencana perjalanan ke Indonesia jika tidak terlalu penting.Hal serupa disampaikan oleh Kedubes Inggris. Sedangkan Kedubes Australia mengingatkan warganya dan memperkirakan serangan teroris terjadi sebelum akhir tahun 2005.Terkait:* Berlambang Granat, Anshar.Net Situs Teroris?
(sss/)











































