Doa Sebelum Belajar Serta Keutamaan Menuntut Ilmu

Tasya Awlia - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 16:44 WIB
Doa sebelum belajar. Foto: Charolin Pebrianti
Jakarta - Membaca doa sebelum belajar sangat dianjurkan agar Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kemudahan dalam memperoleh pemahaman tentang sebuah ilmu. Selain itu, mengawali belajar dengan membaca doa diharapkan ilmu yang dipelajari akan memberikan banyak berkah dan pahala.


Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam Surah Al Mukmin ayat 60 berfirman:


وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ



Arab-Latin: Wa qāla rabbukumud'ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna 'an 'ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīn


Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".


Doa sebelum belajar yang bisa diamalkan adalah:


Allâhummarzuqnâ fahman nabiyyîna wa hifdhal mursalîna wa ilhâmal malâikatil muqarrabîn birahmatika yâ arhamar râhimîna

Artinya : "Ya Allah, anugerahilah kami pemahaman para nabi, hafalan para rasul, dan ilhamnya para malaikat yang dekat (dengan-Mu", sebab kasih sayang-Mu, wahai Dzat yang Maha pengasih."


Lafaz tersebut disambung dengan doa :

Allâhumma aghninî bil 'ilmi, wazayyinnî bil hilmi wa akrimnî bit taqwâ, wa jammilnî bil 'âfiyah, birahmatika yâ arhamar râhimîn

Artinya :"Ya Allah, limpahi aku dengan ilmu, hiasi diriku dengan kesantunan, muliakan aku dengan taqwa, dan perindah diriku dengan kesehatan, sebab kasih sayang-Mu, waha Dzat yang Maha pengasih."


Menuntut ilmu memiliki banyak keutamaan. Orang yang menuntun ilmu dijanjikan akan dinaikkan derajatnya. Dalam surah Al Mujadilah ayat 11, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ



Lafal Arab-Latin: Yā ayyuhallażīna āmanū iżā qīla lakum tafassaḥụ fil-majālisi fafsaḥụ yafsaḥillāhu lakum, wa iżā qīlansyuzụ fansyuzụ yarfa'illāhullażīna āmanụ mingkum wallażīna ụtul-'ilma darajāt, wallāhu bimā ta'malụna khabīr


Artinya: Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam seperti diriwayatkan dalam sebuah hadits bersabda:



إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ


"Jika anak Adam meninggal maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya." (HR. Muslim)


Melihat keutamaan menuntut ilmu tersebut kiranya sayang bila tak membaca doa sebelum belajar (https://www.detik.com/tag/doa/).

(lus/erd)