Setara Institute Anggap Kebebasan Ekspresi di Zaman Jokowi Punya Catatan Buruk

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 15:11 WIB
Foto: Direktur Eksekutif SETARA Institute Ismail Hasani (Azizah-detikcom)


Theo juga menemukan pembatasan penyampaian pendapat di ruang publik serta adanya intimidasi seperti pembubaran diskusi dan razia buku 'kiri'. Berkurangnya ruang kebebasam berekspresi juga merambah ranah digital dengan adanya penyalahgunaan UU ITE.

"Dalam berbagai bentuk ruang publik, kebebasan sipil mengalami penyempitan dengan adanya kriminalisasi atas ekspresi dan pendapat yang disampaikan dengan justifikasi interpretasi peraturan perundang-undangan yang tidak berspektif HAM," sebut dia.

Penyampaian hasil penelitian SETARA Institute ini juga dihadiri Komisioner KPAI Retno Listyarti, Direktur Yayasan Satu Keadilan Syamsul Alam Agus, dan staf Direktorat Advokasi AMAN Sinung Karto.
Halaman

(azr/rvk)