Peluang Gibran Rakabuming Menang Pilwalkot Solo Dinilai Sangat Besar

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 12:47 WIB
Gibran Rakabuming Raka (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Gibran Rakabuming Raka (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta - Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, memastikan akan maju dalam Pilwalkot Solo 2020. Gibran dinilai memiliki peluang besar untuk memenangi Pilwalkot Solo dibanding menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang berencana maju di Pilwalkot Medan.

"Bicara peluang, dibanding Bobby, peluang Gibran menang di Solo sangat besar, bahkan bisa menang mudah. Apalagi sebagai putra daerah, Gibran sudah berusaha turun langsung ke masyarakat, mencitrakan diri sebagai bagian dari masyarakat," kata pengamat politik Hendri Satrio kepada wartawan, Selasa (10/12/2019).

Hendri kemudian bicara mengenai apakah Gibran menjalankan politik dinasti. Menurutnya, Gibran saat ini sedang memanfaatkan momentum politik.


"Tentang dinasti atau bukan dinasti, bila hal ini dikesampingkan, maka sebetulnya Gibran sedang memanfaatkan momentum untuk melompat tinggi di karir politiknya," jelasnya.

"Bila ada yang mengatakan Gibran aji mumpung, ya memang mumpung. Tapi kelak bila sudah terpilih, suara minor juga makin menghilang," imbuh Hendri.

Meskipun demikian, Hendri menegaskan Gibran tetap membutuhkan rekomendasi pimpinan PDIP untuk bisa maju dalam Pilwalkot Solo. Dia menyebut PDIP akan mengatasnamakan regenerasi kepemimpinan demi memberikan rekomendasi ke Gibran.


"Nah, atas nama regenerasi partai, kemungkinan besar Gibran akan dapat rekomendasi itu. Bila Gibran dapat rekomendasi, maka warga Solo akan bersiap memiliki Wali Kota dari generasi muda. Semangat pemuda yang dimiliki Gibran akan mempermudah niatan dia masuk dalam kompetisi Pilkada Solo," sebut Hendri.

Diberitakan sebelumnya, Gibran memastikan akan mendaftarkan diri sebagai bakal cawalkot Solo pada Kamis (12/12). Rencananya, Gibran akan mendaftar melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

"Hari terakhir," jawab Gibran melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (6/12). (zak/elz)