Jokowi Bicara Hukuman Mati Koruptor, Pimpinan DPR: Warning Keras

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 11:32 WIB
Sufmi Dasco Ahmad. (Dok Pribadi)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hukuman mati untuk koruptor bisa saja diterapkan jika masyarakat menghendaki. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pernyataan Jokowi itu sebagai peringatan untuk semua pihak.

"Apa yang disampaikan Pak Jokowi pada hari antikorupsi kemarin itu merupakan warning bagi kita semua bahwa kita ke depan, baik eksekutif maupun legislatif, untuk terus tata keuangannya tertib dan baik," kata Dasco di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Selain itu, Dasco menilai yang dikatakan Jokowi sebagai sinyal bahwa pemerintah akan tegas menindak siapa pun koruptornya. Tapi, menurutnya, penerapan hukuman mati untuk koruptor juga harus berdasarkan sejumlah pertimbangan.


"Maka warning yang keras itu merupakan suatu sinyal bahwa Pak Presiden tak akan pandang bulu dan akan tegas memberantas korupsi. Itu kita apresiasi, walaupun mungkin untuk hukuman mati perlu kemudian ditimbang tingkat kesalahannya, seberapa berat yang dilakukan," jelasnya.

Dasco sendiri setuju hukuman mati diterapkan pada pihak yang menyelewengkan anggaran penanganan bencana alam. Politikus Gerindra itu menganggap pihak yang menyelewengkan anggaran penanganan bencana alam kelewatan.


Tonton juga Penjelasan Jokowi Soal Nasib Kasus Novel Baswedan :


Selanjutnya
Halaman
1 2