Round-Up

Jokowi Anggap Sporadis, KPK Menepis

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 06:40 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) 'beradu pantun' dengan Pimpinan KPK. Jokowi ingin KPK tidak bekerja sporadis, sedangkan Pimpinan KPK merasa sudah bekerja sesuai dengan undang-undang selama ini.

Bermula dari peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) pada 9 Desember ini ketika Pimpinan KPK berharap Jokowi hadir tetapi diwakilkan oleh Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden. Sementara itu, Jokowi mengikuti kegiatan antikorupsi lain di SMKN 57 Jakarta.

Lantas Jokowi sempat menyoroti kinerja KPK selama ini. Jokowi menyebut penindakan yang selama ini dilakukan KPK kurang tepat karena dibutuhkan tindak lanjut perbaikan sistem agar korupsi tidak berulang. Jokowi mengaku ingin segera bertemu Pimpinan KPK untuk membahas evaluasi sistem secara menyeluruh.



"Yang ketiga mengenai fokus di KPK, apakah perbaikan di sisi eksekutif daerah atau sisi pemerintah pusat atau kepolisian atau kejaksaan sehingga harus ditentukan fokusnya sehingga tidak sporadis. Evaluasi sangat perlu," ujar Jokowi.

Menanggapi itu Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut program kerja yang dilakukan KPK selama ini sudah sesuai aturan. Bagi Syarif, tidak ada kinerja KPK yang sporadis.

"Saya pikir kalau program pencegahan KPK itu tidak sporadis karena pekerjaan KPK sudah ditentukan di dalam undang-undang," ucap Syarif.


Tonton juga Jokowi Bahas Strategi Pemberantasan Korupsi :


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2