Induk Kobra yang Teror Warga Citayam Sulit Ditemukan karena Instingnya Tajam

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 09 Des 2019 16:25 WIB
Anak ular kobra yang ditemukan di Perumahan Royal Citayam Residence. (Sachril/detikcom)
Anak ular kobra yang ditemukan di Perumahan Royal Citayam Residence. (Sachril/detikcom)
Bogor - Induk ular kobra yang meneror warga Perumahan Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belum ditemukan. Komunitas Reptil Action mengungkap penyebab induk ular berbisa itu sulit ditemukan.

"Iya sulit, induk kesulitan, karena insting mereka sudah pintar atau tajam daripada anakan. Kenapa anaknya yang ketemu? Karena mereka belum pintar, instingnya masih tipis," kata Ketua Komunitas Reptil Action, Rizki Maulana, di Perumahan Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (9/12/2019).


Rizki menjelaskan, induk ular kobra harus ditemukan. Hal ini untuk mencegah induk kobra tersebut kembali bertelur di perumahan tersebut.

"Induk dicari untuk mencegah agenda tahunan. Kalau induknya enggak ketemu, kemungkinan bisa bertelur lagi di sini karena memang wilayahnya di sini, enggak ke mana-mana," lanjutnya.


Dia menambahkan, ular kobra adalah hewan teritorial (menetap). Ular kobra, lanjutnya, bisa pindah tempat asalkan di wilayah lain tidak ada penghuninya.

Rizki yakin induk ular kobra itu masih berada di dalam Perumahan Royal Citayam. Dia mengatakan ular kobra menyukai tempat yang lembap.

"Bisa di tumpukan genteng, di banner-banner, di tanah. Atau di saluran air, kan di kanan kiri saluran air ada lubang-lubang, bisa di situ juga. Intinya tempat yang biasanya lembap," sebut dia. (idh/idh)