Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Suriyatman - detikNews
Senin, 09 Des 2019 01:54 WIB
Foto: Polisi cek lokasi penemuan mayat balita tanpa kepala di Samarinda (Suriyatman-detik)
Foto: Polisi cek lokasi penemuan mayat balita tanpa kepala di Samarinda (Suriyatman-detik)
Samarinda - Balita yang mayatnya ditemukan tanpa kepala di Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur diyakini adalah jasad Muhammad Yusuf Ghazali (4). Keluarga korban meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian Yusuf.

"Ya karena berpindahnya anak ini dari posisi hilangnya ini sangat jauh. Saya yakin anak ini diculik setelah itu dihabisi anak ini, menurut kami ya, dihabisi setelah itu dibuang ke sungai. Bahkan ada dugaan korban dibunuh oleh sindikat jual beli organ tubuh," kata paman Yusuf, Lukman, di Samarinda, Minggu (8/12/2019).

"Silakan polisi mengembangkan. Saya tidak tahu itu Pak, itu masalah penculik apa disambungkan ke organ perdagangan manusia terus perdagangan organ tubuh manusia, kita tidak tahu itu. Silakan polisi mengembangkan di situ," imbuhnya.


Jasad balita tanpa kepala itu ditemukan warga pada Minggu pagi tadi di parit besar di Kecamatan Samarinda Ulu. Yusuf merupakan balita yang dikabarkan menghilang pada 22 November 2019 lalu saat dititipkan orang tuanya ke PAUD Jannatul Athfaal yang berjarak 3 km dari lokasi penemuan jasad korban.

Saat ditemukan, selain tidak memiliki kepala, kulit perut korban ditemukan terbuka tanpa ada organ dalam di tubuh balita malang itu. Tangan dan kakinya juga terlihat patah di beberapa bagian. Ibu Yusuf, Meliasari, pun tak kuasa menahan tangis karena kematian tragis yang dialami anaknya.


Sementara itu, kasus dugaan pembunuhan balita tanpa kepala itu terus didalami oleh Polresta Samarinda. Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki identitas balita malang ini dan menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik.

"Saat ini masih belum, kita masih fokus pada masalah anak ini soal identitas. Untuk sementara, anak ini adalah atas nama Yusuf identifikasi berdasarkan celana pada saat anak itu hilang adalah celana tersebut. Soal-soal lain kita dalami menunggu koordinasi dengan pihak kedokteran," jelas Damus.

Muhammad Yusuf Ghazali diketahui hilang secara misterius dari sekolahnya 16 hari lalu. Pihak kepolisian pun terus mengungkap penyebab kematian korban, apakah motif pembunuhan atau ada motif lain. (azr/fdu)