Diduga Anthrax, Jasad Dewi Menghitam
Sabtu, 19 Nov 2005 00:13 WIB
Makassar - Kendati telah meninggal, jasad mahasiswi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dewi Sartika Indriani, terus menghitam. Bisul berair di kakinya pun mulai banyak yang melepuh. Pada hidungnya, darah pun sekali-kali keluar. Ciri ini yang membuat keluarga Indri, heran. Padahal berdasarkan diaonosa dokter Indri menderita maag kram atau gangguan pencernaan akut. "Tidak tahu kenapa jasadnya membengkak, dan badannya menghitam," ujar Chandra ZB, saudara laki-laki Indri. Bahkan saat jenazah dimandikan, sekali-kali darah masih keluar. Para keluarga yang memandikan pun terpaksa harus membersihkannya. "Sama sekali saudara saya tidak pernah sakit maag," tutur Chandra. Dugaan Indri terkena anthrax lantaran di kakinya muncul lepuhan dan bisul, yang menyerupai gejala anhtrax. Sebelum meninggal, Indri mengalami sesak dan lumpuh, alias sulit berjalan. Hingga kini, sampel darah Indri telah diambil oleh tim dari Dinkes Makassar, dan tinggal menunggu hasilnya. Indri adalah anak kelima dari tujuh bersaudara. Indri saat ini adalah mahasiswi Semester Pertama, di Fakultas Hukum, UMI, Makassar. Indri menghembuskan napasnya yang terakhir di RS Pelamonia, pada pukul 18.00 Wita Kamis kemarin. Indri dimakamkan di Pemakaman Tamangapa, Kampung Kassi-kassi, Antang, Makassar.
(ddn/)











































