Eks Wamendikbud Musliar Kasim Usul Nadiem Pertahankan Kurikulum 2013

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 23:10 WIB
Ilustrasi. (Foto: Grandyos Zafna)
Ilustrasi. (Foto: Grandyos Zafna)
Padang - Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengusulkan kepada Mendikbud Nadiem Makarim mempertahankan kurikulum 2013. Apa alasannya?

"Kurikulum 2013 dirancang untuk meningkatkan kemampuan siswa, bukan hanya pada pengetahuan tetapi masuk pada keterampilan," ujar Musliar dalam acara Silaknas Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (7/12/2019).

Seperti dikutip Antara, Musliar menilai kelemahan kurikulum pendidikan di Indonesia sebelum adanya kurikulum 2013 adalah tujuan yang hanya untuk mendapatkan pengetahuan. Akibatnya lulusan SMA di Indonesia punya pengetahuan, tetapi tidak punya keterampilan.


Padahal yang dibutuhkan dalam kehidupan, dalam dunia kerja adalah keterampilan bukan hanya pengetahuan. Hal itu telah diakomodasi dalam kurikulum 2013.

Hanya saja, untuk bisa menerapkan kurikulum itu secara sempurna, perlu sumber daya manusia guru-guru yang memenuhi syarat yaitu melalui pelatihan-pelatihan. Hal itu yang sebelumnya tidak tercapai karena kurikulum itu sempat dihentikan.

Musliar mengatakan dalam merumuskan kurikulum 2013 itu setidaknya melibatkan 1.000 orang mulai dari pembahasan hingga pengambilan kebijakan. Praktisi pendidikan dari beberapa negara juga sudah mengakui kualitas kurikulum itu.

"Kalau bisa sampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru agar kembali meneruskan kurikulum 2013 dan menyempurnakannya," ujar Musliar.

Sementara itu Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas) Ilham Akbar Habibie mengatakan pendidikan ke depan harus bisa memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan.

Guru bisa memanfaatkan teknologi itu untuk bisa menggali potensi kecerdasan siswa dan memaksimalkannya dengan penanganan yang lebih personal. (dkp/dkp)