Enang, Warga Sumedang yang Diduga Kena Flu Burung

Enang, Warga Sumedang yang Diduga Kena Flu Burung

- detikNews
Jumat, 18 Nov 2005 17:44 WIB
Bandung - Seorang warga asal Sumedang, Jabar, diduga terkena flu burung. Saat ini warga bernama Enang Taryana, 17 tahun, tengah dirawat di Ruang Isolasi Pasien Flu Burung di Ruang Flamboyan, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Enang Taryana baru menjalani perawatan di RSHS selama 2 hari. Sebelumnya, kedua saudara Enang Taryana meninggal dunia secara mendadak setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sumedang. Keduanya meninggal dalam waktu selisih 1 jam. Kejadian meninggalnya kedua saudara Enang Taryana terjadi pada saat Idul Fitri lalu. Belum diketahui penyebab kematian kedua saudaranya itu, apakah disebabkan oleh virus flu burung atau bukan."Sampel darah Enang Taryana sedang diperiksa di laboratorium di Jakarta. Sebelum meninggal, kedua saudaranya mengalami panas tinggi, sesak nafas dan kejang-kejang," ungkap Paman Enang Taryana, Enjang Sumanjang, 35 tahun, saat ditemui di ruang tunggu RSHS, Jalan pasteur, Jum'at (18/11/2005) di Bandung.Menurutnya, gejala yang dialami oleh Enang Taryana tidak jauh berbeda seperti yang dialami oleh kedua saudaranya yang telah meninggal dunia. Menurut pihak Rumah Sakit Sumedang kepada pamannya, dijelaskan bahwa kematian kedua saudaranya disebabkan oleh penyakit tipus dan pecah ginjal."Di kampung saya sebelum dan pertengahan bulan puasa terjadi kematian ratusan ayam mati mendadak. Bangkai ayam di buang ke sungai dan di bakar. Ayam milik keluarga juga mati 5 ekor," ungkapnya.Hingga saat ini, menurutnya, belum ada satu pun dari pihak pemerintah yang turun ke lapangan untuk memeriksa terhadap ratusan ayam yang mati mendadak tersebut. Termasuk mengecek kesehatan warga Desa Cikahuripan, Kampung Sukamanri, RT 03/RW 07 Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sumedang. Diperkirakan ayam yang mati sekitar 100 ekor lebih.Menurut Ketua Tim Penyakit Infeksi Menular RSHS Bandung, dr. Hadi Yusuf, hasil pemeriksaan sampel darah Enang Taryana belum diketahui hasilnya. Saat ini tim dokter yang menangani Enang Taryana telah menetapkan perawatan standar suspect flu burung. Enang Taryana juga telah diberi pengobatan berupa obat anti virus flu burung. Saat ini, kondisi terakhir Enang Taryana sudah tidak lagi mengalami demam tinggi. Namun, sesak nafasnya masih berlangsung, walau tidak separah sebelum menjalani perawatan di RSHS Bandung. Enang Taryana sendiri adalah pasien keenam yang telah dirawat di RSHS yang diduga terkena virus flu burung. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads