Round-Up

Dari Fitnah ke Narkoba, Arseto Pariadji Dibui Lagi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 07:40 WIB
Foto: Arseto Suryoadji Pariadji. (Rifkianto Nugroho-detikcom)
Foto: Arseto Suryoadji Pariadji. (Rifkianto Nugroho-detikcom)
Jakarta - Arseto Suryoadji Pariadji semakin lama mendekam di penjara. Selain hukuman atas kasus menyebarkan isu SARA lewat Facebook dengan memfitnah Presiden Jokowi yang sedang dijalaninya, Arseto kembali divonis bersalah dalam kasus narkoba.

Dalam kasus narkoba ini, jaksa menuntut Arseto dihukum 4,5 tahun penjara pada 27 Mei 2019. Pada 17 Juli 2019, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Arseto karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menguasai narkotika golongan I bukan tanaman sebagaimana dakwaan tunggal. Arseto juga dihukum denda Rp 800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 1 bulan.


Hukuman Arseto disunat Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada 26 Agustus 2019. Majelis tinggi yang diketuai Purnomo Rijadi mengubah hukuman Arseto menjadi 2 tahun penjara.

Atas vonis itu, giliran jaksa tidak terima dan mengajukan permohonan kasasi. Apa kata MA?

"Tolak," demikian bunyi putusan MA sebagaimana dilansir di website-nya, Jumat (6/12/2019). Duduk sebagai ketua majelis Burhan Dahlan dengan anggota Hidayat Manao dan Dudu Duswara Machmudin.
Selanjutnya
Halaman
1 2