Pria Berdasi yang Ditemukan Tewas di Underpass Senen Diduga Bunuh Diri

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 16:47 WIB
Foto: Lokasi penemuan mayat pria di Underpass Senen (Yoki Alvetro-detikcom)
Foto: Lokasi penemuan mayat pria di Underpass Senen (Yoki Alvetro-detikcom)
Jakarta - Polisi sudah memeriksa saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara ditemukannya jasad laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di underpass Senen. Polisi menduga pria yang tewas itu bunuh diri.

"Dugaan kita bahwa korban bunuh diri," kata Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).


Korban diduga melompat dari jalanan di atas underpass dan jatuh tepat di underpass Senen. Dalam kasus ini, polisi juga sudah memeriksa 2 orang saksi di sekitar TKP dan 2 orang saksi dari pihak keluarga korban.

"Dalam kasus ini sudah kita periksa 4 orang saksi. Dari keterangan saksi di TKP, para saksi tidak melihat korban didorong oleh orang lain. Kalau pemeriksaan saksi pihak keluarga korban dikatakan korban menderita gangguan jiwa sejak tahun 2016 dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa," kata Ewo.

"Seharusnya tiap bulan kontrol tapi beberapa bulan ini tidak pernah kontrol dan tidak mengkonsumsi obat penenang," sambungnya.


Seperti diketahui, mayat laki-laki ditemukan di jalur underpass Senen, Jakarta Pusat pagi tadi. Polisi bergerak cepat dengan melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.

Informasi penemuan mayat itu awalnya disampaikan oleh akun Twitter TMC Polda Metro Jaya. Dalam postingan itu terlihat jasad laki-laki di pinggir jalan raya. Terlihat pula ada anggota polisi yang berada di lokasi.

"Telah ditemukan seorang laki-laki meninggal di Underpass Senen arah Cempaka Putih masih dalam penyelidikan #Polri berimbas lalin padat," tulis akun TMC Polda Metro Jaya dalam posting-an itu.


Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (sam/gbr)