Cerita Firman, Buruh Serabutan yang Bisa Sekolah karena TCC

Moch Prima Fauzi - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 16:29 WIB
Foto: Dok. Pemkot Tangerang
Jakarta - Setiap Jum'at malam Firman, Buruh serabutan yang tinggal di RT. 01 RW 03 Kampung Rawacana Kelurahan Gandasari Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang ini harus pulang lebih awal dari tempat kerjanya. Ia bekerja bongkar muat barang yang tak jauh dari rumahnya.

Termasuk pada Jum'at (22/11) sore lalu, Firman telah bergegas bersama enam kawan lainnya berkumpul di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Insan Mandiri Kecamatan Jati Uwung Kota Tangerang.

Di PKBM Insan Mandiri ini Firman mulai menanamkan asa lagi selepas ia memutuskan untuk keluar sekolah menengah atas (SMA) pada 2011 karena sang ayah wafat. Sejak 2011 itu Firman bekerja serabutan demi membantu adiknya untuk masuk sekolah. Lelaki yang menginjak usia, 21 tahun ini menjadi tulang punggung untuk keluarganya.


Waktu berlalu, Firman selalu terpanggil ingin melanjutkan sekolahnya, jika melihat kawan-kawan di kampungnya memakai baju abu-abu. Untuk mengusir rasa kesalnya di kala tak bekerja, Firman tetap bergabung dengan anak-anak remaja di sekitar kampung.

Dibalik ketidakberuntungan secara ekonomi, Firman ternyata memiliki keahlian yang jarang dimiliki oleh orang lain. Ia mampu membuat mural alias grafis yang ditorehkan dalam tembok. Bersama anak-anak remaja kampung, Firman sering iseng menghias tembok-tembok yang ada di sekitar Rt/RW 01.03.

Sampai akhirnya aktivitas Firman tercium oleh ibu RT setempat, Sri Sundari. Sri yang juga aktif dengan aktivitas ke masyarakat mendorong Firman untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menjalankan Kampung Tematik. Firman, pengurus RT dan RW kemudian mengusulkan untuk membuat Kampung Selfie. Pihak kelurahan menyambutnya hingga saat ini terwujudlah Kampung Selfie yang instragamable tersebut dan pernah diresmikan oleh Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah.


Cerita tak berhenti di situ. Firman ternyata ditawari program yang baru diluncurkan pada Juli lalu oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Program ini untuk para pekerja atau masyarakat Kota Tangerang yang tidak beruntung secara ekonomi dan waktu yang terbatas untuk melanjutkan sekolahnya. Program itu bernama Tangerang Cerdas Center disingkat TCC.

"Pemerintah menanggung seluruh kebutuhan peserta didik TCC," ungkap Masyati Yulia, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Masyati menjelaskan, setidaknya ada sekitar 1.800 siswa binaan pada 2009 dibiayai oleh pemerintah Kota Tangerang. "Ini ikhtiar Pemkot Tangerang mengurangi siwsa putus sekolah," ungkap Masyati lagi. (prf/ega)