Status Tanggap Darurat Banjir Bandang di Solok Selatan Diperpanjang

Jeka Kampai - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 12:11 WIB
Penampakan dampak banjir bandang di Solok Selatan (Foto: Jeka Kampai/detikcom)
Penampakan dampak banjir bandang di Solok Selatan (Foto: Jeka Kampai/detikcom)
Padang - Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat, memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda daerah itu hingga dua pekan mendatang. Perpanjangan masa tanggap darurat dilakukan karena masih banyak persoalan pasca bencana yang belum berhasil diselesaikan.

"Kita harus melakukan perpanjangan masa tanggap darurat, agar penanganan korban dan dampak-dampaknya bisa lebih maksimal," kata Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Banjir bandang melanda Solok Selatan pada Minggu (24/11/2019) silam, dan menyebabkan belasan rumah rusak serta merusak berbagai fasilitas umum. Dua kanpung juga terisolir dan tak berbentuk lagi, karena dipenuhi lumpur, kayu dan bebatuan.



Untuk tahap awal, Pemda sudah menetapkan masa tanggal darurat selama 14 hari dan berakhir Kamis (5/12/2019) kemarin. Namun dengan perpanjangan ini, maka masa tanggal darurat akan berakhir pada 19 Desember mendatang.

"Keputusan ini diambil setelah kita rapat bersama dengan Forkopimda dan unsur-unsur terkait," kata Muzni.

Selanjutnya
Halaman
1 2