ADVERTISEMENT

Retribusi Pasar Naik 600%, Anggota DPR Surati Wali Kota Bukittinggi

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 11:57 WIB
Foto: Andre Rosiade (Amalia Dwi Septi/detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyurati Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. Andre menyoroti kenaikan retribusi pasar yang disebutnya mencapai 600%.

Surat itu dikirimkan Andre setelah dia menerima audiensi dari Perkumpulan Pedagang Aur Kuning (PPAK) yang dikoordinir Aldrian Riyadi, Kamis (5/12). Dalam audiensi tersebut, Andire mengatakan PPAK yang memiliki anggota hingga 4.000 orang ini menyampaikan beberapa persoalan mendasar yang membuat para pedagang Pasar Aua Kuning dirugikan sejak diberlakukannya Peraturan Wali Kota Bukittinggi Nomor 40 dan 41.

"Persoalan tersebut antara lain kenaikan retribusi yang sangat besar hingga 600% sejak Januari 2019. Kedua, terkait dengan penyegelan toko/kios yang dilakukan sejak tanggal 26 November 2019 dan intimidasi kepada para pedagang. Ketiga, terkait dengan pembekuan kartu kuning yang tidak lagi dapat dipindahtangankan (balik nama) dan digunakan sebagai agunan ke pihak bank," ujar Andre dalam keterangannya, Jumat (6/12/2019).


Andre menyebut ketiga persoalan tersebut sangat memberatkan pedagang Pasar Aua Kuning di tengah kondisi ekonomi yang menurutnya saat ini tidak baik. Andre berharap pemerintah Bukittinggi dapat menunda kenaikan retribusi, membuka segel kios/toko dan tidak mengintimidasi pedagang serta mempertimbangkan untuk mengembalikan fungsi kartu kuning seperti semula.

"Saya sudah koordinasikan masalah ini dengan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi agar mengawal kasus ini hingga tuntas. Persoalan Pasar Aua Kuning ini tidak boleh berlarut-larut, untuk itu saya minta Pak Wali Kota dapat menyelesaikan permasalahan sesegera mungkin," sebut Andre.

Berikut ini surat lengkap Andre Rosiade untuk Wali Kota Bukittinggi:

Retribusi Pasar Naik 600%, Anggota DPR Surati Wali Kota BukittinggiFoto: Surat Andre Rosiade (Dok. Pribadi)
(gbr/rvk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT