Eks Staf Ahok Kritik Anggaran Lab Fisika-Kimia di SMK Pariwisata Rp 106 M

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 09:37 WIB
Foto: Dwi Andayani/detikcom
Foto: Dwi Andayani/detikcom
Jakarta - Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta menemukan anggaran Dinas Pendidikan yang berada di lingkup Komisi E yang dinilai kurang tepat. Ada anggaran pembangunan Laboratorium Fisika dan Kimia untuk pembangunan unit baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata 74.

"Padahal untuk SMK Pariwisata, tidak diperlukan sama sekali laboratorium Kimia dan Fisika", kata anggota Komisi E DPRD DKI F-PDIP, Ima Mahdiah, kepada wartawan lewat keterangan persnya, Jumat (6/12/2019).

Mantan staf Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini sempat menanyakan hal tersebut saat rapat pembahasan RAPBD dengan Dinas Pendidikan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (5/12) kemarin. Ima mengatakan PDIP DKI Jakarta terus melakukan penyisiran anggaran pasca ditandatanganinya MoU KUA dan PPAS antara eksekutif dengan legislatif pekan lalu.


Menurut Irma, jawaban dari Dinas Pendidikan kurang masuk akal karena yaitu pembuatan laboratorium untuk sains terapan. Setelah diselidiki, ditemukan anggaran untuk sains terapan juga di program lainnya.

"Fraksi PDI Perjuangan sepakat untuk memperluas jumlah pembangunan unit sekolah baru, namun dengan anggaran yang masuk akal dan tidak terkesan dibuat dengan tidak cermat dan copy-paste," ucap Ima.

Selanjutnya
Halaman
1 2