Petani Tewas Diterkam Harimau, Polisi Imbau Warga Pagaralam Tak ke Hutan

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 08:54 WIB
Foto: Ilustrasi harimau (Andhika-detikcom)
Pagaralam - Seorang petani kopi di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, tewas usai diterkam harimau. Polisi meminta warga keluar dari hutan dan tak berkebun untuk sementara waktu.

"Kami imbau semua masyarakat yang berkebun untuk turun dari bukit. Semua demi keselamatan bersama karena lagi rawan, tanpa terkecuali," kata Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, Jumat (6/12/2019).



Dolly mengatakan pihaknya mulai berkoordinasi dengan perangkat desa dan camat setempat. Dia meminta aktivitas di perkebunan dihentikan dan tidak ada yang pergi ke hutan lindung.

"Lokasi itu kawasan HL (hutan lindung), jadi saya sampaikan kepada camat dan kades agar warga tak ke berkebun dulu," katanya.

Dolly menyebut lokasi petani diterkam harimau berada kawasan hutan lindung. Menurutnya, ini merupakan kejadian kedua ada warga diterkam harimau.

"Ini kejadian kedua. Sebelumnya warga diterkam harimau dan mengalami luka," tutupnya.

Sebelumnya, petani bernama Yudiansyah tewas usai diterkam harimau ketika pergi ke kebun kopi, Senin (2/12). Keluarga sempat mengira korban menginap di kebun dan tidak pulang karena masih ada bekal.



Setelah dua hari atau Rabu (4/12) pukul 18.00 WIB, mertua korban meninggal di Pulau Pinang, Lahat. Keluarga mencoba menghubungi, namun tidak tersambung.

Keesokan harinya, Kamis (5/11) pukul 09.00 WIB keluarga mendatangi kebun kopi. Di lokasi ditemukan Yudiansyah sudah tewas dan ada seekor harimau tidak jauh dari tubuh korban tergeletak.

Keluarga yang melihat langsung putar haluan untuk meminta bantuan warga Desa Tebet Benawa. Korban akhirnya dapat dievakuasi sore harinya dan kini sudah dibawa ke rumah duka.




Tonton juga video Harimau Sumatera Muncul di Taman Nasional Zamrud:

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)