Seorang Gadis Palu Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

Seorang Gadis Palu Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

- detikNews
Jumat, 18 Nov 2005 15:23 WIB
Palu - Teror Poso berpindah ke Palu. Jumat (18/11/2005) sekitar pukul 01.00 Wita, seorang remaja putri bernama Yanti (22), tewas dibacok orang tak dikenal. Pembacoknya berjumlah tiga orang dan mengendarai sepeda motor bebek.Peristiwa ini terjadi saat Yanti (22), Evi (23) dan Anca, berboncengan satu sepeda motor dari arah Jalan Dewi Sartika, Palu Selatan. Mereka hendak menuju ke Jalan Tanjung Manimbaya, Palu Selatan, di sana kabarnya ada acara tarian dero (tarian pergaulan muda-mudi-red). Saat masih berada di Jalan Tanjung Satu, dari arah berlawanan muncul satu sepeda motor yang dipakai berboncengan tiga juga. Tak disangka, tiba-tiba salah seorang membacok ke arah Anca, Yanti dan Evi. Refleks Anca menunduk, tebasan parang kemudian menancap di leher Yanti. Lalu mengenai lengan kanan Evi. Anca pun langsung mengambil tindakan cepat melarikan motornya ke arah Rumah Sakit Wirabuana milk TNI AD di Jalan Sisingamaradja. Di sana, ternyata tidak punya alat medis memadai untuk menolong Yanti yang terluka parah.Anca kembali memacu motornya ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu. Sayang, karena terlalu banyak kehabisan darah, Yanti pun menghembuskan nafas terakhir. Sementara Evi segera ditangani tim medis.Menurut Anca, ia sempat melihat tiga orang yang berboncengan satu sepeda motor itu. Namun ia mengaku tak mengenal. "Saya tidak tahu siapa mereka, saya juga merasa tidak punya musuh sampai ada yang tega begitu," aku Anca di Polresta Palu, Jalan Pemuda, Palu Timur.Rumah DilempariSementara itu, dinihari tadi sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Satu dilempari sekelompok orang. Diduga rumah ini adalah milik pelaku. Ternyata setelah diselidiki polisi, warga tersebut hanya korban salah sasaran.Wakapolresta Palu Kompol Hermansyah mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memeriksa saksi Anca untuk mengumpulkan fakta-fakta lapangan untuk kepentingan penyidikan kasus ini.Apakah teror Poso telah berpindah ke Palu, setelah warga setempat tidak terprovokasi untuk saling menyerang? Kita tunggu penyelidikan polisi. (nrl/)


Berita Terkait