Round-Up

Kode 'Sebentar Lagi' dari Kapolri untuk Irjen Gatot

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 06:55 WIB
Foto: Kapolri Jenderal Idham Azis. (Lamhot Aritonang-detikcom)
Foto: Kapolri Jenderal Idham Azis. (Lamhot Aritonang-detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Idham Azis memberi kode pergeseran tidak lama lagi. Idham menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono sudah pantas ke Mabes Polri.

Idham mulanya memuji jajaran Polda Metro Jaya karena sukses mengeluarkan sistem tilang elektronik E-TLE dan hari ini mengeluarkan tiga aplikasi baru untuk masyarakat. Dia membandingkan kerja Kapolda Metro Irjen Gatot Eddy dengan dirinya ketika masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Saya bayangkan 1 tahun 8 bulan saya jadi Kapolda, saya tidak mampu melakukan ini. Pak Gatot ini belum setahun sudah bisa melaksanakan kegiatan ini, dia sudah pantas lah Pak Gatot ini ke Mabes Polri he-he-he," kata Idham di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Idham mengatakan Polda Metro Jaya saat ini sudah melakukan terobosan yang menurutkan sangat inovasi. Terkait dengan lalu lintas, Idham menyebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf sudah bekerja dengan baik dalam mengembangkan E-TLE.

"Dirlantas nanti kita carikan job bintang buat dia. Yang jelas-jelas saja orang yang berbuat harus di reward itu jelas. Sudah bagus saya kasih janji, yang lain saya kasih janji cuma belum saya kasih he-he-he," ungkap Idham.

Idham menyebut kelemahan institusi Polri yakni program yang dikeluarkan sering berhenti saat pimpinanya berganti. Untuk E-TLE dan aplikasi masyarakat yang baru saja di launching Polda Metro Jaya itu, dia berharap program itu terus berlangsung meskipun Kapolda dan Dirlantasnya sudah berganti.

"Sebentar lagi Pak Kapoldanya bergeser, kalau Kapoldanya terus tidak eager sama ini dia hanya tinggal program, itu biasanya kelemahan Polri, hebatnya saat bikin ini. Sudah ratusan institusi Polri bikin tapi ketika pimpinannya ganti lewat juga program itu," kata Idham.

"Pak Dirlantas kita gantikan penggantinya yang eager melanjutkan E-TLE. Kalau tidak, kasihan hanya onggokan peralatan di Ditlantas sana saja. Kita akan carikan yang punya inovasi dan berpikir ke depan," sambungnya.

Di Mabes Polri, jabatan Kabareskrim masih kosong sejak Idham menjadi Kapolri. Sementara, Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto sebentar lagi akan memasuki masa pensiun. Indonesia Police Watch (IPW) menyebut Gatot kemungkinan akan mengisi jabatan Wakapolri.

"Jika ditanyakan, apa sinyal pujian Kapolri terhadap Gatot? Mengingat pergantian Kabareskrim dimolorkan hingga pertengahan Desember padahal calon kuat Kabareskrim ya sudah ada yakni Sigit, sepertinya Gatot akan ditempatkan sebagai Wakapolri untuk mendampingi Idham, mengingat Wakapolri Ari Dono pensiun tanggal 23 Desember," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane, kepada wartawan, Kamis (5/12).



Simak juga video Kapolri Sowan ke PBNU, Ini Isu yang Dibahas:


Selanjutnya
Halaman
1 2