Kronologi Petani di Pagaralam Sumsel Tewas Diterkam Harimau

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 19:46 WIB
Foto: Ilustrasi harimau (Andhika-detikcom)
Palembang - Seorang petani di kawasan hutan lindung (HL) di daerah Pagaralam, Sumatera Selatan, tewas usai diterkam harimau.

Berikut kronologi petani diserang harimau berdasarkan data dari Polres Pagaralam:

Senin 2 Desember

Korban Yudiansyah pergi ke kebun pada pukul 08.00 WIB. Lokasi kebun barada di kawasan hutan lindung di Tebet Benawa, Dempo Selatan Pagaralam.

Korban pergi seorang diri dan rencana akan mengambil kopi. Namun korban diketahui tidak pulang sampai malam.

"Keluarga mengira korban menginap di kebun. Sebab bekal di pondok saat itu masih ada," tegas Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, Kamis (5/12/2019).

Rabu, 4 Desember

Sekitar pukul 18.00 WIB mertua korban meninggal dunia. Baru puhak keluarga menghubungi korban, tapi korban tidak dapat dihubungi.

"Korban sempat dihubungi, tapi sudah tidak tersambung," kata Dolly.

Kamis, 5 Desember

Keluarga korban langsung menyusul ke lokasi perkebunan dan mencari korban. Korban ditemukan berjarak sekitar 10 M dari pondok dalam kondisi tewas.

"Kondisi sudah membusuk. Hanya tinggal tengkorak dan hanya daging bagian kaki yang tersisa," kata Kapolres.





Tidak hanya itu saja, di sekitar lokasi itu juga ada seekor harimau sumatera. Tak mau ambil risiko, keluarga yang melihat langsung menghubungi warga di sekitar Desa Tebet Benawa.

"Karena ada harimau, keluarga korban minta bantuan pihak kepolisian sektor Dempo Selatan untuk bantu evakuasi. Sudah kita evakuasi ke rumah sakit di Pagaralam dan saat ini telah dibawa ke rumah duka," kata Dolly.

"Keterangan dari camat Dempo Selatan saudara Suterima Duadji dan Pak Tito BKSDA, lokasi tersebut kawasan hutan lindung dan masuk jauh sekitar 12 KM," ujarnya. (ras/fdn)