Komisi C Pertanyakan Usulan Anggaran Komputer Rp 128,9 M BPRD DKI

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 17:49 WIB
Gedung DPRD DKI (Ari Saputra/detikcom)
Gedung DPRD DKI (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta melakukan rapat dengan Komisi C DPRD DKI Jakarta membahas pendalaman Rancangan Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020. Dalam RAPBD, BPRD DKI mengusulkan anggaran pengadaan komputer sebesar Rp 128,9 miliar.

Anggaran ini dipertanyakan oleh anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Anthony Winza Prabowo. Menurut Anthony, anggaran tersebut bernilai fantastis.

"Saya melihat di BPRD itu ada anggaran yang lumayan fantastis, itu untuk pembelian komputer kapabilitas data analitik," ujar anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Anthony Winza Prabowo dalam rapat komisi, di DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).



"Satu unit itu Rp 60 miliar, plus ada tambahan lagi sembilan unit (perangkat) apa saya lihat, itu sekitar Rp 60 miliar juga. Jadi total Rp 120 miliar," sambungnya.

Anthony mempertanyakan jenis komputer yang digunakan oleh Dirjen Perpajakan untuk mengelola pajak diberbagai daerah. Menurutnya, jangan sampai hanya DKI yang menggunakan komputer dengan harga Rp 60 miliar.

"Perbandingan dengan nasional itu bagaimana. Jangan sampai nasional saja nggak pakai alat segini, tapi Jakarta pakai alat yang satu unitnya Rp 60 miliar," ujar Anthony.

Selanjutnya
Halaman
1 2