Ini yang Akan Terjadi Apabila Vape Dilarang

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 14:46 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Wacana pemerintah Indonesia yang akan melarang peredaran vape dinilai harus dikaji ulang. Pasalnya menurut beberapa asosiasi vape yang ada di Indonesia, pelarangan tersebut justru akan mendatangkan berbagai risiko yang akan dialami oleh Indonesia.

Menurut penasihat Asosiasi Vape Indonesia, Dimasz Jeremia pelarangan vaping di Indonesia bukan kebijakan yang tepat karena akan mengakibatkan beberapa alasan.

Pertama, kebijakan pelarangan tidak akan bisa menjamin bahwa anak di bawah umur tidak akan bisa mendapatkan produk vaping ilegal di pasaran karena pengawasan peredaran produk vape justru akan lebih sulit dan bahkan beredar secara underground di black market. Kedua, lebih dari 1 juta vaper dewasa di Indonesia akan kembali merokok rokok konvensional dan akibat dari rokok konvensional ini sudah diketahui bukan hanya bahaya tapi fatal.


Sementara itu Dr. John Britton dari Center for Tobacco and Alcohol Studies, Inggris mengatakan pelarangan vape akan membuat pemakainya beralih ke rokok tembakau.

"Kenyataannya adalah, kalau kita menyuruh orang untuk berhenti vaping, mereka akan kembali lagi ke tembakau dan rokok tembakau mematikan," ungkapnya dikutip dari AP News.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Vaper Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto menambahkan, vape yang sejak diresmikan lewat aturan fiskal, dikenakan tarif cukai sebesar 57%, secara tak langsung memiliki semangat membangun negeri.

"Industri ini sangat memiliki potensi pertumbuhan yang besar, bahkan dalam laporan Bea dan Cukai vape sudah menyumbangkan sebesar Rp 700 miliar rupiah sejak awal cukai berlaku," ujar Aryo.


Kemudian, Paguyuban Asosiasi Vape Nasional yang terdiri dari Asosiasi Vape Indonesia (AVI), Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), dan Aliansi Pengusaha Penghantar Nikotin Elektronik Indonesia (APPNINDO), pun sepakat untuk bergerak bersama menjadi rekan pemerintah dalam membentuk kebijakan terkait hasil pengelolaan tembakau lainnya.

Paguyuban Asosiasi Vape Nasional pun mengajak pemerintah untuk menerbitkan regulasi yang telah melalui kajian holistik, mempertimbangkan segala sebab dan akibat, serta melibatkan paguyuban dalam prosesnya.

Simak Video "Anak Kena Asap Vape, Lee Jeong Hoon Ngamuk"

[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)