JK Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang

JK Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 13:09 WIB
JK Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang
Jusuf Kalla (JK) dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh UNP. (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Padang - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mendapatkan gelar kehormatan dari Universitas Negeri Padang (UNP). JK dianugerahi gelar doktor honoris causa (DR HC) karena dianggap berjasa di bidang pendidikan.

Pemberian penghargaan digelar pagi ini di Auditorium UNP, Jalan Doktor Hamka, Padang, Kamis (5/12/2019). UNP memberikan penghargaan untuk JK karena dianggap sebagai pejuang mutu pendidikan di Indonesia.


"Tim promotor UNP bersepakat memberikan anugerah pendidikan pada Bapak Jusuf Kalla yang kami nilai dan dianggap sebagai seorang tokoh penggagas dan pejuang mutu pendidikan di Indonesia," kata Ketua Tim Promotor UNP Prof Dr Sufyarma Marsidin saat pemberian penghargaan untuk JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui kebijakan Bapak Jusuf Kalla yang memiliki kepedulian pada mutu pendidikan sehingga banyak bukti nyata pada mutu pendidikan," imbuhnya.

Dalam orasi ilmiahnya, JK menekankan mutu pendidikan harus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Dia mengibaratkan standar mutu pendidikan dengan olahraga lompat tinggi.

JK Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri PadangJusuf Kalla (JK) dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh UNP. (Ahmad Bil Wahid/detikcom)

"Peningkatan mutu pendidikan itu ibarat meletakkan galah lompat tinggi. Untuk meningkatkan prestasi ketinggian galahnya secara bertahap ditambah. Sebaliknya, kita agar semua murid dapat lulus atau melewati galah, maka ketinggian galahnya diturunkan jadi mudah agar semua lulus," kata JK.

"Kita hanya bisa melompat di ketinggian 1,5 meter sementara negara lain sudah 2 meter," sambung dia.

Simak Video "4 Pelaku Penyerangan Kampus Unifa Makassar Diciduk"




Menurut JK, mutu pendidikan berkaitan erat dengan kondisi ekonomi suatu negara. Alasannya, dengan pendidikanlah bisa terlahir inovasi-inovasi baru.

"Ekonomi kita tidak bisa tumbuh dengan baik dan maju. Untuk mencapai kemajuan ekonomi kita perlu meningkatkan Inovasi dan skill, untuk itu kita perlu menggunakan dan mengembangkan teknologi. Semua inovasi dan kemajuan itu hanya bisa dicapai dengan ilmu dan teknologi dan tidak ada ilmu dan teknologi tanpa pendidikan," ucapnya.


"Pendidikan yang maju hanya bisa dijalankan di negara yang ekonominya baik dan tumbuh, kita tidak bisa berbicara banyak tentang kemajuan pendidikan jika tingkat ekonomi rendah atau tidak atau tidak bertumbuh dengan baik. Sebaliknya, ekonomi yang maju hanya dapat dicapai dengan sumber daya manusia dengan pendidikan yang baik bagi warganya," tutup JK.
Halaman 2 dari 2
(abw/elz)


Berita Terkait