Pimpinan MPR Terima Delegasi Partai se-Asia Usai Gelar Forum Diskusi

Akfa Nasrulhak - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 11:43 WIB
Foto: Akfa Nasrulhak
Foto: Akfa Nasrulhak
Jakarta - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menerima kunjungan delegasi parlemen dari beberapa negara Asia dan Eropa yang tergabung dalam Kaukus Social Democracy Asia (SocDem Asia). Dalam kesempatan itu, Lestari menyinggung terkait para anggota parlemen yang mayoritas adalah generasi muda yang diharapkan dapat membawa pada cita-cita dunia dalam beberapa isu strategis.

"Saya kira ini sebuah gagasan yang bagus, karena mayoritas, bahkan seluruh penggagas semuanya adalah anggota parlemen muda yang menjadi harapan untuk semua, Indonesia bahkan dunia. Karena merekalah yang bisa membawa cita-cita dunia menjadi sebuah ekosistem yang nyaman dan menjadi rumah untuk seluruh warga bumi ini," ujar Lestari di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Lestari menjelaskan, forum diskusi antar partai dari berbagai negara yang digelar sejak 3-5 Desember 2019 ini menghasilkan beberapa resolusi baru. Di antaranya adalah keinginan untuk sama-sama bekerja sama memajukan demokrasi di wilayah ASEAN, Asia dan Eropa.


"Beberapa yang sudah dibahas dan disepakati bahwa anggota (SocDem) akan menyelenggarakan forum-forum untuk melakukan dialog dan bertukar kunjungan. Disamping juga para anggota bersepakat untuk nantinya berbicara pada isu-isu yang lebih konkret dan memberikan sumbangsih serta pemikiran dan kebijakan-kebijakan di negara masing-masing," ujarnya.

Lestari menambahkan, beberapa bahasan isu yang mengerucut dalam diskusi tersebut misalnya terkait perubahan iklim. Menurutnya, persoalan ini salah satu hal yang saat ini menjadi fokus perhatian bagi seluruh penduduk dunia.

"Perubahan iklim juga berhubungan langsung dengan hajat hidup manusia. Nah, di sinilah salah satu diskusi yang terjadi bahwa para anggota parlemen harus mengambil peran dan aktif untuk mewarnai pengambilan keputusan di negaranya dan parlemennya masing-masing agar cita-cita kita terwujud," tambahnya.

Selain itu, lanjut Lestari, salah satu isu atau hasil diskusi yang juga disampaikan dalam ramah tamah bersama para delegasi adalah terkait radikalisme. Permasalahan tersebut ternyata menjadi persoalan yang terjadi di berbagai tempat, bukan hanya Indonesia.

"Ternyata radikalisme dalam berbagai macam bentuk dan intoleransi itu terjadi di semua tempat. Kemudian tekanan terhadap permasalahan persamaan hak gender juga masih terjadi meskipun itu di negara negara barat. Dan ini juga menjadi salah satu perhatian kawan-kawan SocDem dan kaukus yang dirasa harus untuk diberikan bukan hanya perhatian khusus, tapi masuk dalam agenda prioritas," pungkasnya.

Sementara itu, Steering Committee SocDem Asia Martin Manurung yang juga Ketua DPP NasDem Bidang Hubungan Luar Negeri mengatakan ada 5 isu yang dibahas dan disepakati untuk tindak lanjut kerja sama ke depan dalam pertemuan selama 3 hari lalu. Pertama, forum tersebut menyetujui untuk bersama-sama memperjuangkan agar akses yang lebih besar untuk program kesehatan berkualitas.

"Kedua, kita sepakat untuk memajukan pendidikan berkualitas. Ketiga, soal kesempatan kerja yang layak untuk semua. Keempat, kita setuju untuk mendukung penerapan pajak progresif sebagai bentuk keseimbangan. Kelima, kita setuju untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan promosi socio cities," ujar Martin.

"Jadi teman-teman, selama ini kita sering mendengar konsep smart city, tapi sekarang di dunia tak hanya bicara smart city tapi socio city. Jadi tidak hanya kota yang cerdas, tapi kota yang ramah bagi penduduknya yang bisa memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh penduduk kota," tambahnya.


Selain itu, lanjut Martin, konferensi ini juga sepakat untuk menghidupkan kembali semangat dialog dan menciptakan kembali kerja sama yang saling menguntungkan antar negara di dunia agar kita membangun kembali dunia yang damai, adil dan lebih sejahtera. Kita juga mengkritisi praktek antar negara saat ini yang justru saling mencurigai dan berkurangnya multilateralisme.

Dalam pertemuan ini beberapa delegasi parlemen yang hadir terdiri dari berbagai negara di antaranya, Denmark, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina, India, Timor Leste, Nepal, dan Mongolia.




Tonton juga video Pimpinan MPR Sambangi DPP PKS:

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)