Asal-usul Granat Asap Meledak di Monas Masih Diinvestigasi POM TNI

Asal-usul Granat Asap Meledak di Monas Masih Diinvestigasi POM TNI

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 06:59 WIB
Suasana pascaledakan di Monas (Foto: Rifkianto Nugroho-detikcom)
Suasana pascaledakan di Monas (Foto: Rifkianto Nugroho-detikcom)
Jakarta - Asal-usul granat asap yang meledak di Monas masih terus diselidiki. Salah satu yang menginvestigasi adalah POM TNI.

"Masih investigasi dari POM TNI," kata Kapendam Jaya Kolonel Inf Zulhandrie, Rabu (4/12/2019).



Investigasi juga masih terus dilakukan pihak kepolisian. Selain itu, kepolisian juga sudah melakukan olah TKP usai ledakan terjadi.

Ledakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, terjadi pada Selasa (3/12) pukul 07.15 WIB. Ada dua personel TNI yang terluka akibat kejadian itu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy sempat menyampaikan kemungkinan asal muasal granat asap tersebut. Dia menyebut granat asap bisa dimiliki anggota pasukan pengendalian massa (dalmas) dan mungkin tertinggal.



"Granat asap itu kan bisa dimiliki oleh anggota kita, seperti pasukan dalmas dan lain-lain. Mungkin bisa tertinggal atau lainnya. Kita belum tahu ini asalnya dari mana. Kita akan dalami nanti setelah ini," kata Gatot.

Namun belakangan, polisi mengatakan granat asap itu bukan berasal dari sisa pengamanan reuni 212. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus tak menjelaskan detail dari mana granat itu berasal.

"Nggak ada, nggak ada punya polisi, siapa bilang punya polisi? Nggak ada," ujar Yusri di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12).




Polisi Tegaskan Granat Asap yang Meledak di Monas Bukan Milik Mereka:

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)