Apapun Keadaannya, Anak Adalah Karunia yang Wajib Disyukuri

Lusiana Mustinda - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 19:41 WIB
Anak Adalah Karunia yang Wajib Disyukuri. Foto: Instagram
Anak Adalah Karunia yang Wajib Disyukuri. Foto: Instagram
Jakarta - Anak adalah hadiah terindah yang diberikan Allah SWT kepada umatnya. Namun ada beberapa hal yang membuat seseorang merasa sedih karena keadaan anaknya. Bagaimana sikap kita?

Bagaimana pun keadaanya saat dilahirkan, anak adalah suatu karunia yang harus disyukuri. Karena seorang anak lahir ke dunia ini tidak tahu alasan ia dilahirkan. Yang mereka tahu adalah mereka sudah ada di dunia.


Bagi kebanyakan orang tua, kelahiran seorang anak merupakan sebuah anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepadanya. Tidak sedikit orang yang mengharapkan memiliki anak tetapi masih belum juga mendapatkannya.

Pada dasarnya manusia selalu merasa kurang terhadap apa yang diperolehnya. Sehingga untuk memicu timbulnya perasaan bersyukur kepada Allah adalah dengan cara memandang ke bawah, bukan ke atas, yaitu membandingkan dengan nikmat yang lebih kecil milik orang lain.

Allah SWT berjanji akan menambahkan rezeki kepada umatnya jika pandai bersyukur. Dikutip dalam buku berjudul 'Mukjizat Bersyukur' oleh Komarudin Ibnu Mikam, Yakinlah, Allah tidak akan memberikan suatu cobaan kecuali sesuai dengan kemampuan orang tersebut.

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engaku hukum kami jika kamu lupa atau kami salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS. Al-Baqarah: 286).

Bersyukur juga disebut sebagai kunci kesuksesan. Sebagaimana firman Allah SWT:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya: Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhan kalian memaklumatkan, "Sesungguh­nya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim ayat:7)

Sehingga bisa dikatakan anak adalah anugerah dan ujian. Tetapi anak adalah amanah yang harus dijaga. Sehingga kita sebagai orang tua harus banyak belajar bagaimana syukur dan sabar.

(lus/erd)