Polisi Gandeng TNI Saat Periksa Korban Ledakan Granat Asap di Monas

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 19:30 WIB
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus insiden ledakan di Monas, Jakarta Pusat, yang melukai dua anggota TNI. Polisi akan menggandeng pihak TNI saat memeriksa dua korban tersebut.

"Nanti sama-sama (dengan TNI saat memeriksa korban), karena (korban) kan TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

Yusri mengatakan kondisi dua korban ledakan itu sudah berangsur-angsur pulih. Meski begitu, hingga saat ini pihaknya belum bisa memeriksa korban karena korban masih dirawat intensif di rumah sakit.

"Belum. Sampai hari ini kami belum periksa (korban), masih menunggu," jelas Yusri.




Ledakan terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12) sekitar pukul 07.15 WIB. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan sumber ledakan berasal dari granat asap.

"Ini diduga granat asap yang meledak," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy.

Pihak Polda Metro Jaya sudah menegaskan granat asap itu bukan berasal dari anggotanya. Sebab, saat pengamanan Reuni 212 yang diketahui berlangsung satu hari sebelum ledakan itu terjadi, anggota kepolisian disebut-sebut tidak dibekali granat asap. (sam/fdn)