Dinkes Ambil Sampel Darah Jasad Mahasiswi Diduga Anthrax

Dinkes Ambil Sampel Darah Jasad Mahasiswi Diduga Anthrax

- detikNews
Jumat, 18 Nov 2005 11:51 WIB
Makassar - Diduga meninggal karena terjangkit virus anthrax, jenazah Dewi Sartika Andirani Bachtiar (18), mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, diambil sampel darahnya.Pengambilan sampel darah Dewi dilakukan tim kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Jumat (18/11/2005) pukul 12.00 Wita. Tim mendatangi rumah Dewi di RT 017 RW 04 No. 70 Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan.Ratusan pelayat, baik warga sekitar maupun teman-teman Dewi, masih menunggu proses pengambilan sampel darah, sebelum diberangkatkan ke pemakaman. Turut hadir Kapolsek Makassar AKP Andi Sanjaya.Tim mengambil sampel darah Dewi di tiga titik. Pertama, di bagian kaki yang telah melepuh dan benjol-benjol serta banyak bintik hitam. Kedua, diambil dari hidung karena muka Dewi juga melepuh. Ketiga, di bagian mulut.Dugaan Dewi meninggal karena terjangkit anthrax berdasarkan dari gejala dan ciri-ciri korban sebelum meninggal. "Saat meninggal, kondisi mayat bengkak pada kaki, berair dan muncul bintik-bintik hitam di kaki," jelas Nurmiati, tante Dewi.Sebelumnya, Dewi mengeluh karena tiba-tiba kepalanya terasa sakit dan tidak bisa jalan. Oleh Diana, Dewi diantar pulang ke rumahnya. Sampai di rumah, Dewi mulai sesak napas. Akhirnya oleh Nurmiati dan ibunya Dewi benama Tia, Dewi dibawa ke RS Plamonia, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Namun hanya semalam saja dirawat, Dewi menghembuskan nafas terakhir pada Kamis 17 November. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads