RI-Spanyol Kerja Sama Pertahanan
Jumat, 18 Nov 2005 11:48 WIB
Jakarta - Indonesia dan Spanyol akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di bidang pertahanan. MoU ini untuk mengintensifkan kerja sama industri pertahanan kedua negara.Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono usai menerima kunjungan Menhan Spanyol Jose Bono di kantor Departemen Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (18/11/2005)."Kita akan menandatangani suatu protokol atau memorandum of understanding di bidang kerja sama pertahanan untuk mengintensifkan kerja sama industri pertahanan kedua negara. Baik untuk pertahanan udara, darat, dan laut. Kita bicarakan juga kerja sama di bidang industri pesawat terbang, industri kapal, dan pesawat tempur," ujar Juwono.Menurutnya, kerja sama dengan Spanyol sebenarnya sudah dimulai sejak 20 tahun lalu, yaitu sejak BJ Habibie menjabat Menristek. Tapi sekarang dijajaki juga kemungkinan pengembangan industri pertahanan dengan melibatkan PT Pindad, PT PAL, dan PT DI.Mengenai rencana kerja sama dengan Spanyol, lanjut Juwono, akan segera dibahas bersama dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Perindustrian, dan Menneg Ristek, guna menentapkan bidang apa saja yang bisa dikembangkan ke depan.Disampaikan Juwono, dalam pertemuannya dengan Jose Bono, tidak dibicarakan secara khusus mengenai kerja sama antiteror.Menhan Spanyol memang sempat menerangkan tentang pengalamannnya dalam mengembangkan satuan antiteror di Spanyol yang telah berumur 40 tahun. Jose Bono juga menerangkan mengenai peranan garda sipil dalam mengantisipasi terorisme yang sama dengan Carabinery dan Zandarmary di Italia."Mungkin kalau di Indonesia sepadan dengan Brimob untuk menanggulangi aksi-aksi terorisme," kata Juwono.
(san/)











































