Bea Cukai Palembang Musnahkan Jutaan Rokok dan 136 Sex Toys Ilegal

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 14:35 WIB
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom/Pemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai Palembang
Foto: Raja Adil Siregar-detikcom/Pemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai Palembang
Palembang - Dirjen Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan Timur (Sumbagtim) di Palembang memusnahkan 8 juta batang rokok ilegal. Ikut dimusnahkan 136 sex toys.

Kepala Kantor DJBC Sumbagtim, Dwijo Muryono menyebut rokok ilegal didapat dari penyelundupan melalui jalur tikus. Termasuk penyelundupan lewat Sungai Musi sepanjang tahun 2019.

"Kami mengamankan 8.487.086 batang rokok dari beberapa titik di Sumbagtim. Barang bukti ini berasal dari luar negeri dan juga pabrikan lokal," kata Dwijo saat pemusnahan barang bukti di kantor Bea Cukai Palembang, Rabu (4/12/2019).




Menurut Dwijo, secara keseluruhan ada 17 juta batang rokok yang dimusnahkan selama 2019. Rinciannya KPPBC TMP B Palembang 8 juta batang rokok dan KPPBC TMP B Jambi sebanyak 8,6 juta batang rokok.

Kemudian KPPBC TMP C Pangkal Pinang 1 juta batang rokok, dan KPPBC TMP C Tanjung Pinang 12.000 batang rokok.



Pemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai PalembangPemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai Palembang Foto: Raja Adil Siregar-detikcom


"Ini dalam catatan kami telah merugikan negara senilai kurang lebih Rp 7 miliar di tahun 2019. Khusus untuk rokok saja ya," kata Dwijo.

Tak hanya rokok, Bea Cukai juga memusnahkan sekitar 14.431 botol minuman keras (miras) 264 botol hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL), 97 kilogram ganja, 14 pucuk airsoft gun, 136 sex toys, 36 anak panah dan 12 lembar pakaian serta kosmetik ilegal.




Barang-barang itu disita karena dinilai sebagai barang terlarang dan dibatasi berdasarrkan UU No 39 tahun 2007 tentang Cukai. Barang dimusnahkan setelah mendapat persetujuan Kanwil DJKN Sumsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan mengatakan barang ilegal masuk dari jalur-jalur tikus yang ada di perairan Sungai Musi. Untuk nilai barang dimusnahkan sekitar Rp 3,6 miliar.

Pemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai PalembangPemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai Palembang Foto: Raja Adil Siregar-detikcom



"Ini adalah hasil koordinasi, kerjasama dengan semua pihak karena wilayah geografi kita ini menjadi pintu masuk. Saya katakan ini adalah jaringan yang kita harus kerjasama," katanya

"Kalau sering masuk ke sini kita khawatir kesehatan masyarakat Sumatera Selatan ya. Rokok yang legal saja ada himbauan, apalagi yang ilegal dan kita nggak tahu apa bahannya," kata Iwan.




Iwan meminta masyarakat tidak membeli barang-barang ilegal di Sumatera Selatan. Sebab sangat beresiko dan hal ini akam berdampak pada penjual resmi.

"Kasihan penjual resmi, mereka jualnya sesuai aturan dan kualitas. Kalau ilegal ya pasti ada dampak ekonomi dan bisa merugikan kita, ini saja Rp 3,6 miliar kita dirugikan," katanya.

Tidak hanya itu saja, Iwan meminta semua pihak baik dari Bea Cukai, polisi, TNI AL dan masyarakat aktif melaporkan jika ada penyelundupan.



Pemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai PalembangPemusnahan barang bukti ilegal di kantor Bea Cukai Palembang Foto: Raja Adil Siregar-detikcom
(ras/fdn)