detikNews
2019/12/03 20:11:47 WIB

Pendiri PAN Dengar Ada Tekanan Agar DPD Pilih Zulhas Jadi Ketum Lagi

Indra Komara - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pendiri PAN Dengar Ada Tekanan Agar DPD Pilih Zulhas Jadi Ketum Lagi Pendiri PAN Putra Jaya Husin. (Foto: Dok Istimewa)
Jakarta - Lingkup internal PAN kian dinamis menjelang suksesi ketum. Pendiri PAN Putra Jaya Husin mendengar ada intimidasi hingga ancaman ke kader agar Zulkifli Hasan dipilih kembali sebagai ketua umum partai. Putra mengatakan sudah berkomunikasi ke tim dari Zulkifli untuk mendapatkan klarifikasi.

"Ya saya juga mendengar dari beberapa sumber, makanya saya juga minta dari teman-temannya Pak Zul untuk memberikan klarifikasi apa benar informasi yang saya terima, bahwa ada tekanan, ada ancaman, ada intimidasi," kata Putra, kepada wartawan, Selasa (3/12/2019).

"Tapi kan supaya fair, saya meminta kepada teman-teman di tim Pak Zul, kan Pak Zul masih di luar negeri, apakah informasi tersebut benar adanya? Kan setiap informasi harus diuji kebenarannya, diklarifikasi oleh yang bersangkutan, agar tak menjadi berita bohong atau hoax," imbuhnya.



Putra mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan bantahan terkait kabar adanya intimidasi menjelang Kongres PAN yang dalam agendanya, yakni menentukan ketua umum baru.

"Saya sudah minta ke tim Pak Zul untuk menjelaskan dan sampai hari ini belum ada bantahan. Kan kita perlu ada bantahan, kalau dibantah, bantahannya ya dimuat biar seimbang. Toh yang di tim Pak Zul teman-teman kita semua, bukan orang lain," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dia terima, tekanan itu muncul kepada beberapa DPD PAN. Dia berharap segera ada klarifikasi dari pihak Zulkifli Hasan.



"Bukan intervensi, ada tekanan, juga ancaman yang meminta DPD itu mendukung salah satu kandidat. Dan ini laporan dari beberapa DPD. Ada beberapa DPD yang ditekan oleh Ketua DPW agar mendukung salah satu kandidat, nggak baik budaya demokrasi ini, nggak boleh dilakukan, mudah-mudahan ini kita minta klarifikasi, mudah-mudahan ini ada jawaban bahwa itu tidak benar," tuturnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com