Demokrat: Tak Perlu Menjilat Jokowi dengan Usulkan Presiden 3 Periode

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 11:18 WIB
Wasekjen Demokrat Didi Irawadi (Ari Saputra/detikcom)
Wasekjen Demokrat Didi Irawadi (Ari Saputra/detikcom)


Karena itu, anggota Komisi XI itu menegaskan partainya menolak dengan tegas wacana tersebut. Didi menilai wacana penambahan masa jabatan presiden justru memundurkan semangat demokrasi.

"Apalagi sekarang reformasi 20 tahun, harusnya bukan malah mundur dalam semangat berdemokrasi, bukannya kita mundur ke zaman kegelapan, sudah belajar kita di demokrasi terpimpin orde lama bagaimana jatuhnya pemerintahan karena demokrasi terpimpin 22 tahun saat itu ya. Zaman Orde Baru 32 tahun kekuasaan dipertahankan dengan tidak perduli semangat aspirasi rakyat," kata Didi.


Sebelumnya, wacana masa jabatan presiden 3 periode mengemuka di tengah rencana amandemen UUD 1945. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), pihak yang memunculkan wacana itu hendak cari muka kepadanya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih 3 periode, itu ada 3. Ingin menampar muka saya, ingin cari muka, padahal saya punya muka. Ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja, sudah saya sampaikan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/12).
Halaman

(mae/haf)