detikNews
2019/12/02 21:26:53 WIB

Respons Mahfud, KPK Siap Dampingi Menteri Kesulitan Setor LHKPN

Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Respons Mahfud, KPK Siap Dampingi Menteri Kesulitan Setor LHKPN Kabag Pemberitaan dan Publikasi Humas KPK Yuyuk Andriati (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Mahfud Md menyebut ada menteri kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) karena kesulitan. KPK menyatakan siap memberi pendampingan.

"Dan kami sebenarnya, kami juga sediakan asistensi untuk pengisian e-LHKPN. Jadi kalau memang mengalami kesulitan bisa menghubungi KPK," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Humas KPK Yuyuk Andriati di KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).

Yuyuk menjelaskan proses pelaporan harta kekayaan di KPK sudah dipermudah dengan adanya e-LHKPN. Namun, ia memaklumi bila ada pejabat yang mengaku kesulitan karena mungkin belum pernah menyetorkan LHKPN sebelumnya.


"Kesulitannya mungkin karena pertama jadi dokumen semuanya yang sementara ini masih tercecer harus dikumpulkan lagi itu saja," ucapnya.

Dia berharap para menteri segera menyetorkan LHKPN ke KPK. Yuyuk mengingatkan batas akhir penyetoran LHKPN bagi pejabat negara hanya tiga bulan setelah dilantik.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com