KJRI Hong Kong: TKI Yuli Divonis Bersalah dan Didenda HKD 1.000

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 02 Des 2019 15:02 WIB
KJRI Hong Kong (Facebook KJRI Hong Kong)
KJRI Hong Kong (Facebook KJRI Hong Kong)
Jakarta - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong bernama Yuli Riswati ditahan oleh Departemen Imigrasi Hong Kong. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong mengabarkan Yuli telah divonis bersalah oleh pengadilan dan didenda HKD (Dolar Hong Kong) 1.000.

Menurut KJRI, Yuli punya kasus melewati izin tinggal (overstay). Di Hong Kong, pelanggaran izin tinggal adalah pidana dan pelanggarnya diancam sanksi denda dan penjara maksimal dua tahun.

"Sejak awal KJRI mengikuti kasus Saudari Yuli, di mana yang bersangkutan didakwa melakukan pelanggaran keimigrasian terkait izin tinggal (overstay)," kata KJRI Hong Kong lewat keterangan tertulis, disampaikan Konsul Muda Penerangan Sosial dan Budaya, Vania Lijaya, Senin (2/12/2019).



KJRI bermaksud memberi bantuan hukum untuk Yuli, namun Yuli dinyatakan tidak menerima tawaran KJRI. KJRI berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Hong Kong.

"Dari sejak awal KJRI mengikuti kasus ini, KJRI selalu berupaya memberikan bantuan, namun yang bersangkutan menolak dibantu oleh KJRI. Namun demikian kami selalu berkoordinasi dengan pihak imigrasi Hong Kong memastikan agar hak-hak hukum yang bersangkutan dijamin," tutur KJRI.

Simak Video "Kemenaker Bangun LTSA untuk Melindungi TKI"


Selanjutnya
Halaman
1 2