KA Dharmawangsa Diluncurkan, Jadi Alternatif Warga ke Jateng-Jatim

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 02 Des 2019 10:24 WIB
Foto: Direktur Utama KAI Edi Sukmoro (Wilda/detikcom)
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan kereta api (KA) Dharmawangsa (KA 136) relasi Stasiun Pasar Senen-Stasiun Surabaya Pasar Turi (PP). Diharapkan KA ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak menuju ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Peresmian pengoperasian KA Dharmawangsa ini dilaksanakan oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

KA Dharmawangsa akan berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 8.25 WIB akan berhenti di beberapa stasiun di wilayah Cirebon, Brebes Tegal, Pekalongan, Semarang, Bojonegoro, Lamongan. KA ini akan tiba di stasiun akhir Surabaya Pasar Turi pukul 19.30 WIB.


Setiap perjalanannya KA Dharmawangsa akan memakan waktu tempuh selama 11 Jam 5 menit (Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi). KA ini menggunakan tiga kereta eksekutif dengan kapasitas 150 tempat duduk dan enam kereta ekonomi dengan kapasitas 636 tempat duduk.

PT KAI menerapkan tarif batas bawah dan tarif batas atas untuk harga tiket KA Dharmawangsa. Relasi Stasiun Pasar Senen- Surabaya Pasar Turi untuk weekday kelas eksekutif seharga Rp 350.000-390.000. Sementara kelas Ekonomi Rp 150.000. Sedangkan untuk weekend, harga tiket kelas Eksekutif Rp 350.000-480000 dan kelas Ekonomi Rp 150.000-160.000.

KA Dharmawangsa Diluncurkan, Jadi Alternatif Warga ke Jateng-JatimFoto: Direktur Utama KAI Edi Sukmoro (Wilda/detikcom)

Edi Sukmoro menjelaskan, ada nilai filosofi kenapa KA ini dinamai KA Dharmawangsa. Dharmawangsa adalah nama seorang raja kerajaan Medang, yaitu mertua sekaligus paman dari Raja Airlangga dari kerajaan Kahuripan. Kerajaan Medang yang berasal dari Jawa Timur ini merupakan kerajaan besar yang menurunkan raja-raja besar di pulau Jawa.

"Dengan diluncurkannya KA Dharmawangsa ini, kami berharap dapat mengakomodir kebutuhan perjalanan KA para pelanggan yang ingin ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sekaligus dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api dalam setiap perjalanannya," ujar Edi kepada wartawan.

Tiket KA Dharmawangsa sudah bisa dipesan sejak 1 November 2019 untuk keberangkatan 1 Desember dan seterusnya. Tiket bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access, Website KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

Edi menambahkan, ada 15 stasiun yang disinggahi KA Dharmawangsa di wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Dari laporan yang dia terima, okupansinya cukup tinggi.


"Artinya masyarakat kita memang membutuhkan angkutan massal. Saya ingatkan kembali, dengan kereta api itu pasti jalannya tidak akan kena macet. Macet definisnya hanya ada di kendaraan umum, kereta api tidak akan macet.

Bertambahnya KA baru keberangkatan di wilayah Daop 1 Jakarta ini dilakukan sesuai dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) Tahun 2019 mulai 1 Desember 2019, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 PT KAI.

Selain KA Dharmawangsa, terdapat 6 KA baru lainnya di Daop 1 Jakarta sesuai Gapeka 2019, di antaranya:

1. Anjasmoro relasi Pasar Senen-Yogyakarta-Jombang (PP) dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.25 WIB.

2. Fajar Utama Solo relasi Pasar Senen Solo (pp) dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.50 WIB. Fajar Utama solo sendiri merupakan perubahan nama dari Senja Utama Solo lantaran perubahan waktu keberangkatan yang sebelumnya malam hari menjadi berangkat di pagi hari.

3. KA Argo Wilis sebelumnya Surabaya Gubeng- Bandung (PP), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir (PP), dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 05.00 WIB.

4. KA Mutiara Selatan sebelumnya Malang Surabaya Gubeng-Bandung (PP), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Malang- Surabaya Gubeng-Bandung Gambir (PP), dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 17.10 WIB.

5. KA Malabar sebelumnya Malang - Bandung (PP), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Malang Bandung - Pasar Senen (PP), dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 16.10 WIB.

6. KA Turangga sebelumnya Surabaya Gubeng Bandung (PP), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Surabaya- Bandung- Gambir (PP), dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 14.00 WIB.




Tonton juga video Suasana Mencekam saat KA Jayabaya Dilempari Batu:

[Gambas:Video 20detik]



(hri/imk)