detikNews
Senin 02 Desember 2019, 09:07 WIB

Komisi X DPR Desak Pelatih Shalfa Minta Maaf soal Isu Tidak Perawan

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Komisi X DPR Desak Pelatih Shalfa Minta Maaf soal Isu Tidak Perawan Foto: Dede Yusuf (detikcom)
Jakarta - Komisi X DPR menyayangkan pemulangan atlet senam Shalfa Avrila Siani (17) karena isu tidak perawan. Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf mendesak pelatih Shalfa meminta maaf.

"Menurut saya ranah pribadi ranah privat yang tidak ada hubungan dengan prestasi itu tidak bisa dicampurtangani oleh pelatih. Itu urusan privat. Nggak ada hubungannya. Kalau dia indisipliner maka tegurannya berupa sanksi, bukan dengan melakukan tuduhan-tuduhan yang tidak masuk di akal," kata Dede Yusuf saat dihubungi, Minggu (1/12/2019) malam.

"Jadi menurut saya memang jika itu benar, sekali lagi jika itu benar, pelatih itu harus membuat pernyataan maaf tertulis kepada keluarga dan juga kepada publik karena sudah ramai dan itu kan tuduhan itu, apalagi terbukti tidak benar. Artinya setelah diperiksa ke dokter terbukti tidak," imbuh Dede.


Dede Yusuf menyebut orang tua Shalfa pasti syok terkait isu anaknya dipulangkan karena tuduhan tak perawan. Dede menegaskan pelatih tidak bisa memasuki ranah privat atlet, terlebih isu privasi itu belum terbukti.

"Jadi ada ranah-ranah privat yang pelatih itu tidak bisa masuk yang tidak ada hubungannya dengan prestasi. Harus ada teguran keras kepada pelatih. Jadi KONI-lah, dalam konteks ini KONI menegur kepada Persani," tegas Dede

Dede Yusuf menyarankan agar kemampuan dan prestasi Shalfa tidak disia-siakan. Menurutnya, harus ada dua hal yang dilakukan.


"Yang pertama KONI menegur dan pelatihnya harus melakukan pernyataan maaf apapun alasannya dia harus gentle. Nggak ada dalam dunia olahraga itu urusan ranah pribadi privat itu dijadikan alasan itu nggak, kecuali indisipliner. Silakan keluarkan surat indisipliner tapi bukan soal tidak perawan," tegas Dede.

"Yang kedua menurut saya hak dia sebagai atlet jangan dihilangkan, sayang, prestasinya baik, bagus. Silakan kita serahkan mulai dari KONI, Pemda sampai Kemenpora harus merehabilitasi prestasinya si Shalfa. Kalau nggak nanti saya khawatirnya yang kayak gini-gini nanti atlet-atlet lain itu dibegitukan juga. Nggak ada yang mau jadi atlet nanti kalau kehidupan pribadinya dikorek-korek," imbuh politikus Partai Demokrat itu.




Tonton juga video Curhatan Shalfa yang Dituduh Tak Perawan:

[Gambas:Video 20detik]




(gbr/gbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com