Din Syamsuddin:
Terorisme Rugikan Islam
Jumat, 18 Nov 2005 01:15 WIB
Jakarta - PP Muhammadiyah menilai tindakan terorisme yeng telah menggunakan simbol Islam justru telah merugikan citra umat Islam di mata dunia. Ini karena mereka telah menggunakan simbol-simbol Islam dalam melakukan tindakan teror itu."Kita tidak bisa mengingkari bahwa itulah adanya. Dan orang Islam juga tidak bisa memungkiri bahwa memang ada teroris yang kebetulan beragama Islam kemudian menggunakan Islam dan bertolak dari keyakinan keislaman melakukan tindakan terorisme itu," kata ketua Umum PP Muhammadiyah usai menyaksikan video pembom bunuh diri di kediaman Wapres Jusuf Kalla, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Kamis (17/11/2005).Menurut Din, semua tindakan terorisme itu sebenarnya bertentangan dengan nilai-nilai Islam. "Dan tidak ada pembenaran baik dari Alquran dan Alhadist tentang terorisme ini," tegasnya.Din berpendapat bahwa teror-teror yang terjadi di Indonesia selama ini sasarannya adalah Indonesia. Oleh karena itu, tindakan ini merupakan sebagian skenario besar untuk menghancurkan Indonesia. "Karena dengan kejadian bom di berbagai tempat menciptakan instabilitas keamanan, politik, ekonomi, pariwisata, dan yang paling mahal adalah rusaknya citra Indonesia di mata dunia," ujar Din.PP Muhammadiyah juga menghargai dan mendorong pihak kepolisian untuk terus memburu para terorisme. "Untuk pemerintah agar dapat menjelaskan sejelas-jelasnyanya ada apa dibalik semua ini," tukasnya.Din juga berpesan agar pemerintah, polisi, dan pers untuk tidak mengaitkan aksi terorisme dengan Islam. Karena terorsime tidak punya akar Islam dan agama-agama di dunia," ujarnya.
(ary/)











































