PBNU: Teroris Tidak Bisa Mengatasnamakan Islam

PBNU: Teroris Tidak Bisa Mengatasnamakan Islam

- detikNews
Kamis, 17 Nov 2005 18:13 WIB
Jakarta - Kebanyakan ulama sependapat bahwa aksi terorisme tidak dibenarkan dalam agama Islam. Para teroris itu tidak bisa mengatasnamakan Islam untuk membenarkan tindakannya.Demikian disampaikan oleh Ketua PBNU Andi Djamaro kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (17/11/2005)."Tindakan terorisme tidak ada di dalam Islam. Mereka tidak dapat mengaku atas nama Islam, karena mereka tidak bisa menemukan dalil-dalil, apalagi menghilangkan nyawa seseorang," jelasnya.Ketika ditanyakan apakah pelaku bom bunuh diri itu mati syahid, Andi menampiknya. "Mati syahid atau tidak yang menentukan Allah," terangnya.Dikatakan Andi, tindakan nekat sekelompok orang ini bisa dipahami sebagai tindakan orang yang merasa tertindas. "Kemungkinan mereka merasa tertindas dan tidak dapat melakukan perlawanan secara terang-terangan terhadap penguasa. Akibatnya mereka melakukan tindakan terorisme sebagai pesan perlawanan mereka atas tekanan yang mereka rasakan," jelasnya.Dalam kesempatan itu, Andi justru kurang sependapat jika VCD yang memuat pesan dari para pelaku bom Bali II itu disebarluaskan. Sebab, dikhawatirkan malah menjerumuskan banyak pihak."Tidak perlu disebarkan agar tidak banyak yang terjerumus. NU dan ormas lainnya harus proaktif membina umat dan mengajak ke jalan yang benar," imbaunya. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads