detikNews
2019/11/30 10:09:48 WIB

SKT Tidak Kunjung Terbit, FPI Ajak Mendagri-Menko Polhukam Bertemu

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
SKT Tidak Kunjung Terbit, FPI Ajak Mendagri-Menko Polhukam Bertemu Foto: Denita Matondang-detikcom
Jakarta - FPI menilai ada dinamika politik di balik tidak kunjung terbitnya Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI. Karena itu, untuk meluruskan dinamika tersebut, FPI mengajak Mendagri Tito Karnavian dan Menko Polhukam Mahfud Md bertemu.

"Saya kira ini bukan dinamika mengenai masalah administrasi ormas dalam mengurus SKT, ini adalah dinamika politik yang menurut saya juga sangat-sangat keras sekarang ini," kata Ketua Tim Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro, saat dihubungi, Sabtu (30/11/2019).
Sugito mengatakan FPI saat ini dianggap sebagai oposisi non-partai oleh pemerintah. Menurutnya pemerintah memanfaatkan regulasi yang ada untuk menghambat terbitnya SKT FPI.

"FPI suka atau tidak suka, dianggap oposisi non-partai yang sangat kritis. Itu juga ditanggapi pemerintah oleh caranya pemerintah, pemerintah memiliki regulasi dan regulasi itu dimanfaatkan juga supaya proses SKT FPI kalau bisa dihambat, semacam itu walau ada variabel yang bisa didebatkan," ucapnya.

Meski demikian, Sugito tetap optimis SKT itu akan segera dikeluarkan pemerintah. Karena itu, untuk lebih meyakinkan, FPI sebutnya siap bertemu dan berdiskusi di manapun oleh Tito dan Mahfud. Jika masalah terletak terkait kata-kata khilafah islamiyah dalam AD/ART, FPI siap menjelaskan.

"Saya kira lebih baiknya Mendagri dan Menko Polhukam bertemu dulu dengan FPI, kami siap menjelaskan apa itu Khilafah Islamiyah, apa itu NKRI bersyariah supaya itu dapat informasi dari sumbernya bukan dari pihak lain," ujar Sugito.


Simak Video "FPI ke Tito: Tak Usah Berpolemik, SKT Kami Nggak Keluar Tak Masalah!"



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com