Polri: Filipina Kerahkan Militer Bebaskan WNI Disandera Abu Sayyaf

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 17:38 WIB
Foto: Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra (Lisye/detikcom)
Jakarta - Tiga orang warga negara Indonesia saat ini masih menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Polri menyebut ketiga nelayan itu masih diupayakan pembebasannya oleh militer Filipina.

"Saat ini pemerintah Filipina mengedepankan operasi militernya sedang berupaya melakukan pembebasan terhadap ketiga sandera tersebut," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).



Asep mengatakan saat ini pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pihak Filipina. Polri berharap ketiga WNI itu bisa dibebaskan dalam kondisi selamat.

"KBRI kita di Filipina meng-update dan berkoordinasi dengan pemerintah Filipina kiranya dapat membebaskan tiga sandera tersebut dari kelompok Abu Sayyaf. Mudah-mudahan bisa dibebaskan dengan selamat," ujarnya.



Sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf menculik tiga nelayan asal Indonesia dari perairan dekat Lahad Datu, Sabah, Malaysia dan membawa mereka ke Filipina. Menlu Retno Marsudi meminta pemerintah Filipina membantu membebaskan tiga nelayan Indonesia.

"Kita mengingatkan kembali masih ada 3 WNI yang menjadi korban penculikan dan kita memohon, meminta bantuan otoritas Filipina untuk dapat mengintensifkan upaya membebaskan 3 WNI dengan selamat dan ini direspons dengan baik oleh mereka," ujar Retno di Hotel JS Luwansa, Jl Rasuna Said. (abw/haf)