Diancam Bom, 800 Karyawan Manulife Dievakuasi

Diancam Bom, 800 Karyawan Manulife Dievakuasi

- detikNews
Kamis, 17 Nov 2005 15:31 WIB
Jakarta - Ancaman bom yang terjadi di gedung Manulife Financial, Cikini, Jakarta Pusat membuat panik karyawan. Akibatnya 800 karyawan terpaksa dievakuasi keluar dari gedung berlantai 9 tersebut.Menurut keterangan yang berhasil dihimpun detikcom, Kamis (17/11/2005), ancaman bom itu diterima oleh Pungki, karyawan yang bekerja di bagian Customer Service dan Administrasi. Sang penelepon yang diperkirakan berlogat Makassar ini jelas seorang laki-laki yang mengaku bernama Jaksa.Jaksa menelepon sekitar pukul 11.40 WIB dan mengatakan bahwa dia sudah meletakkan bom di tong sampah di belakang gedung. Selain itu dia menginformasikan bahwa salah satu karyawan di Manulife ada yang terinfeksi flu burung."Ketika saya tanya di mana posisi bom, dia hanya mengatakan coba periksa tong sampah di belakang gedung," kata Pungki.Tak lama setelah itu, pihak perusahaan mengevakuasi seluruh karyawannya yang berjumlah 800 orang. Alarm pun berbunyi sebnyak dua kali dan seluruh satpam masuk ke dalam gedung, dan memeriksa setiap lantai untuk mengevakuasi karyawan.Sekitar pukul 13.30 WIB, 10 orang dari Tim Gegana datang ke lokasi. Hingga pukul 15.15 WIB, masih melakukan penyisiran di setiap lantai.Ancaman bom serupa juga pernah terjadi di McDonald's yang juga berada di gedung tersebut sekitar 6 bulan lalu. Namun ancaman itu tidak terbukti. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads