Survei Parameter: 81,4% Warga Anggap Pancasila-Agama Sama Penting

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 16:31 WIB
Foto: Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno (Azizah/detikcom)
Foto: Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno (Azizah/detikcom)
Jakarta - Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia menggelar survei tentang Wajah Islam Politik Pasca-Pemilu 2019. Survei berkaitan dengan persepsi responden terhadap agama dan Pancasila serta bentuk negara ideal.

Survei dilaksanakan pada 5-12 Oktober 2019 kepada 1.000 orang responden dengan metode stratified multistage random sampling. Margin of error survei sebesar 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung.

Responden diberikan pilihan pernyataan 'agama lebih penting dari Pancasila', 'agama dan Pancasila sama pentingnya', serta 'Pancasila lebih penting dari agama'.

"Mayoritas responden yang kebetulan adalah mayoritas pemilih muslim di Indonesia itu menyatakan 81,4 persen mengatakan bahwa Pancasila dan agama sama-sama penting, nggak perlu diadu-adu, nggak perlu dibentur-benturkan," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno di kantornya, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).



Sebanyak 15,6 persen menilai agama lebih penting dari Pancasila. Menurut Adi, kelompok inilah yang diasosiasikan sebagai aktivis politik Islam.

"Mungkin ini yang kemudian diasosiasikan sebagai kelompok Islam politik atau aktivis politik Islam yang ditengarai berpotensi mengancam stabilitas demokrasi dan Pancasila, hanya 15,6 persen. Sementara, sisanya itu mengatakan Pancasila lebih penting dari agama," ujarnya.

Responden juga diberi pertanyaan soal bentuk negara yang paling ideal untuk Indonesia. Hasilnya, 62 persen responden menilai NKRI yang berasas Pancasila dengan menyertakan nilai agama yang tidak perlu diformalkan adalah bentuk ideal bagi Indonesia.

"Rata-rata jawaban responden itu jawabannya moderat, NKRI adalah bentuk negara yang paling ideal dengan berasaskan Pancasila dengan menyertakan nilai-nilai agama di dalamnya, tapi tidak perlu diformalkan. Ini kan saya kira adalah jawaban spontanitas mayoritas umat Islam," ujar Adi.


Simak Video "FPI Janji Setia NKRI-Pancasila, FPG: Dilihat Rekam Jejaknya"

Selanjutnya
Halaman
1 2