4 Menteri Godok Soal Industri Pertahanan

4 Menteri Godok Soal Industri Pertahanan

- detikNews
Kamis, 17 Nov 2005 14:11 WIB
Jakarta - Pemerintah membahas rencana industri pertahanan secara mandiri. Diharapkan sekitar 70 persen industri pertahanan menggunakan teknologi Indonesia.Pembahasan ini dilakukan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono, Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menneg Ristek) Kusmayanto Kadiman, Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja, dan perwakilan dari Bappenas I Dewa Putu Ray."Pengembangan industri pertahanan ini harus dilakukan karena merupakan amanat dari UU Pertahanan," kata Menhan di Departemen Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2005).Dijelaskan dia, pertemuan membahas perencanaan jangka menengah, jangka panjang, pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista), dan industri pendukungnya, serta kebijakan industri ke depan.Industri ini akan diprioritaskan pada alutsista, jenis transportasi seperti kapal laut dan kendaraan tempur. Sedangkan teknologi tinggi seperti pesawat dan kapal selam masih belum terjangkau."Kita harapkan kemandirian itu dalam arti 70 persen seyogyanya dilakukan oleh teknologi Indonesia termasuk SDM, modal tanpa mengabaikan pinjaman dari luar negeri atau kredit ekspor," ujar Menhan.Menurut dia, diperlukan waktu 10-15 tahun untuk pengembangan industri tersebut dengan menyesuaikan rencana pembangunan, baik jangka menengah, dan panjang.Ketika disinggung mengenai anggarannya, Menhan menjawab akan dibicarakan dengan Menteri Keuangan. "Dephan memiliki anggaran untuk litbang sebesar Rp 40 miliar dan akan bekerja sama dengan anggaran dari litbang, khususnya kementerian industri," tutur dia. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads