Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Divonis 3 Tahun Penjara

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 22:25 WIB
Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho, divonis 3 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. (Faiq Hidayat/detikcom)
Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho, divonis 3 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho, divonis 3 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Sendy Pericho terbukti bersalah menyuap eks Aspidum Kejati DKI Agus Winoto.

"Menyatakan terdakwa Sendy Pericho dan Alfin Suherman telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama," kata hakim ketua Ni Made Sudani saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Perbuatan Sendy dilakukan bersama-sama dengan advokat Alfin Suherman. Sendy menunjuk Alfin Suherman sebagai pengacaranya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang diduga dilakukan Hary Suwanda dan Raymond Rawung.


Perkara ini, Alfin Suherman juga divonis 2 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Sendy dan Alfin bersalah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sendy, Hary dan Raymond mendirikan perusahaan Chaze Trade Ltd yang berlokasi di apartemen Sahid Sudirman, Jakarta Pusat. Namun, perusahaan tersebut mengalami kerugian dan tutup karena Raymond terjerat masalah hukum. Sendy pun melaporkan Hary dan Raymond ke Polda Metro Jaya.

Arih Wira kemudian ditunjuk jaksa penuntut umum untuk mengikuti perkembangan perkara tersebut. Selanjutnya, Sendy dan Alfin menemui Arih Wira di gedung Kejati DKI untuk berkenalan dan berkoordinasi perkara Hary Suwanda dkk.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3