detikNews
Kamis 28 November 2019, 18:17 WIB

Menag Respons Tito soal SKT FPI: Kalau Ragu, Kita Coba Deal dengan Dia

Mochamad Zhacky - detikNews
Menag Respons Tito soal SKT FPI: Kalau Ragu, Kita Coba Deal dengan Dia Menag Fachrul Razi (Lamhot Aritonang/detikcom)
FOKUS BERITA: Tarik Ulur SKT FPI
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian masih menyoroti perihal AD/ART FPI karena masih menyinggung perihal khilafah Islamiyah. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyarankan Tito membuat kesepakatan dengan FPI.

"Kalau ada hal yang masih diragukan, kita coba deal dengan dia (FPI). Misalnya kan, saya sependapat tadi kan ada, apa, Mendagri mengatakan ada poin-poin yang masih diragukan. Ya kita deal aja dengan dia, 'bisa nggak Anda (FPI) mengubah ini jadi begini'. Jadi enteng-enteng ajalah kita menata hidup," kata Fachrul di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).


Fachrul mengaku sudah mendengar penjelasan FPI mengenai AD/ART mereka. Dia memastikan konsep yang diusung FPI berbeda dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Ya paham saya, masih menyebut itu (khilafah), meskipun kami tanya, penjelasannya itu yang dimaksud beda dengan HTI. Setelah kita baca berbeda dengan HTI," jelasnya.

Fachrul memang sudah memberikan rekomendasi terkait SKT FPI kepada Tito. Purnawirawan Jenderal TNI itu menyerahkan keputusan mengenai SKT FPI kepada Tito.

"(SKT) itu kan yang berikan Mendagri, Menag hanya memberikan rekomendasi dari aspek kami," jelasnya.


Diberitakan sebelumnya, Mendagri Tito menyebut masih terdapat masalah dalam AD/ART FPI. Karena itu, Tito masih mempertimbangkan penerbitan SKT untuk FPI.

"Mengenai masalah ormas terkait FPI, ini masih pada kajian di Kementerian Agama. Betul rekan-rekan dari FPI sudah buat surat di atas meterai mengenai kesetiaan atau pernyataan terhadap negara dan Pancasila. Tapi problemnya di AD/ART," kata Tito dalam rapat bersama Komisi II DPR di kompleks parlemen, Kamis (28/11).

"Di AD/ART itu di sana disampaikan tadi juga sudah dibacakan Pak Junimart bahwa visi dan misi organisasi FPI adalah penerapan Islam secara kafah di bawah naungan khilafah Islamiyah melalui pelaksanaan dakwah, penegakan hisbah dan pengawalan jihad. Ini yang sedang didalami lagi oleh Kementerian Agama karena ada pertanyaan yang muncul, karena ini ada kabur-kabur bahasanya," imbuh Tito.
(zak/gbr)


FOKUS BERITA: Tarik Ulur SKT FPI
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com