Resmi Ajukan Kasasi Vonis Bebas Sofyan Basir, Ini Argumentasi KPK

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 16:26 WIB
Mantan Dirut PLN Sofyan Basir (Ari Saputra/detikcom)
Mantan Dirut PLN Sofyan Basir (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK masih meyakini bahwa Sofyan Basir telah membantu mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih mendapatkan suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo berkaitan dengan proyek PLTU Riau-1. Mantan Direktur Utama PT PLN itu sebelumnya divonis bebas.

"KPK telah menyerahkan memori kasasi sebagai bagian dari proses upaya hukum terhadap putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan terdakwa Sofyan Basir," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).

Memori kasasi itu telah diserahkan siang ini melalui panitera pengadilan. KPK menyertakan 2 tambahan bukti berupa 12 keping CD berisi rekaman sidang dan berita acara pemeriksaan (BAP) Sofyan saat penyidikan dengan tersangka Eni pada 20 Juli 2018.



"Dengan tetap menghormati putusan pengadilan tingkat pertama ini, KPK memutuskan mengajukan kasasi karena berpandangan putusan tersebut bukanlah putusan bebas murni," kata Febri.

Pertimbangan majelis hakim pada vonis Sofyan disebut Febri mengakui bahwa Sofyan melakukan perbuatan memberikan kesempatan, sarana, dan keterangan untuk mempercepat proses kesepakatan PLTU Riau-1. Namun, lanjut Febri, majelis hakim berpendapat Sofyan tidak mengetahui akan adanya penerimaan suap dari Kotjo ke Eni.

"Sehingga, semestinya jika majelis hakim berpendapat seperti itu, seharusnya putusan yang dihasilkan adalah putusan lepas (onslag)," kata Febri.


Simak Video "KPK Siapkan Memori Kasasi Sofyan Basir, Siap Beberkan Bukti-bukti"

Selanjutnya
Halaman
1 2