Cerita Panglima TNI soal Prajurit: Lagi Sama Keluarga, Harus Pergi demi Tugas

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 10:29 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Dok. Aspri Panglima TNI)
Jayawijaya - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bercerita tentang perjuangan prajurit yang harus rela meninggalkan keluarga di rumah demi tugas. Menurut Hadi, dirinya kadang sedih setiap kali tahu ada prajuritnya yang harus meninggalkan anak-istri padahal baru bertemu usai pulang dari tugas sebelumnya.

Hadi mengawali cerita ketika dirinya harus menyiapkan pasukan untuk bertugas pagi hari. Proses persiapan itu dilakukan pada malam sebelumnya.

"Saya punya satu cerita, tentang penugasan, ketika itu pukul 21.00 WIB, dan harus mengirimkan pasukan, termasuk saya konfirmasi ke Pak Kapolri-nya, Pak Tito, 'Pak Tito, kapan ngirim pasukan Kang Mas? Malam hari ini saya persiapan Kang Mas, besok pagi sudah ada di wilayah, pagi-pagi,'" kata Hadi di Gedung Ukumearek Asso, Wamena, Jayawijaya, Kamis (28/11/2019)

"Asops segera siapkan pasukan, karena Pak Kapolri sudah menyiapkan pasukan, saya harus menyiapkan pasukan malam ini, sudah ada rencana yang dibikin di antara kedua Asops," sambungnya.



Hadi mengatakan, pada saat memberi perintah penugasan, biasanya prajuritnya masih bersama keluarga. Namun, atas perintahnya, prajurit tersebut harus segera pergi dari rumah dan melaksanakan tugas dengan baik.

"Pada waktu itu mungkin sedang dalam senda gurau dengan anak-istrinya, saya sampaikan, 'Besok harus sudah sampai ke sana. Pasang alarm, malam itu juga berangkat, pagi-pagi sudah di wilayah sasaran dan mampu melaksanakan tugas dengan baik,'" ujarnya.
selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2