Polisi Tangkap Komplotan Pembobol Kantor Media Online di Jaksel

Rahel Narda Caterina - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 20:53 WIB
Polisi menangkap pencuri di kantor media online di Jaksel. (Rahel/detikcom)
Jakarta - Polisi menangkap komplotan pelaku pembobolan di kantor katadata.co.id di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Total ada tiga pelaku yang ditangkap polisi.

"Dari hasil olah TKP, kita menindaklanjuti dengan mendalami, mempelajari bukti-bukti yang ada di TKP, sehingga kita bisa menangkap tiga orang pelaku," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Indra Ranudikarta, di Polsek Kebayoran Lama, di Jalan Praja, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Ketiga pelaku berinisial EJ (53), MA (35), dan S. Tersangka EJ berperan memantau situasi dan 'joki', sedangkan tersangka MA dan S merupakan penadah hasil kejahatan.

"Tersangka EJ mendapatkan bagian hasil kejahatan Rp 5,5 juta dan digunakan untuk kepentingan pribadi," imbuhnya.

Selain EJ, polisi masih mencari 2 pelaku lain yang berperan sebagai pemetik (melakukan pembobolan) dan juga sebagai 'joki'.

"Ya jadi ada dua DPO ya, masih dalam tahap pencarian atas nama AR dan K. Karena ketiganya itu punya peran masing-masing. Ada yang menyetir, ada yg bagian buka gembok atau merusak kunci, ada yang mengendarai (mobil)," ucap Indra.


Indra mengatakan, para pelaku bukan orang dalam kantor tersebut. Namun para pelaku telah melakukan survei terlebih dulu sebelum melancarkan aksinya.

"Berdasarkan keterangan dari EJ selama ini sudah melakukan sembilan kali. Sembilan kali dilakukan di daerah Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Bogor," terang Indra.

Tersangka EJ sendiri mengakui melakukan pencurian tersebut dalam waktu 45 menit. Dia juga mengakui bahwa perannya adalah sebagai sopir mobil dalam aksi tersebut.

Sementara itu, Direktur katadata.co.id Ade Wahyudi mengapresiasi polisi yang telah menangkap para pelaku. Ade menyebutkan sejumlah peralatan di kantornya yang dicuri para pelaku.

"Ya sejauh yang kami data sih ada sepuluh ya. Sepuluh iMac, satu PC yang Dell. Dua laptop sama beberapa ada lemari penyimpanan yang dirusak sih," ungkap Ade.

Halaman

(mea/mea)